Harga Emas Antam Turun Rp 25.000 per Gram Jadi Rp 2.565.000

Penulis: Ricki Manurung  •  Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:06:31 WIB
Harga emas Antam 24 karat turun Rp 25.000 per gram menjadi Rp 2.565.000 pada Kamis (8/10/2026).

BENGKULU — Harga emas batangan Antam 24 karat turun Rp 25.000 per gram menjadi Rp 2.565.000 pada Kamis (8/10/2026), berdasarkan data situs Logam Mulia Antam. Penurunan ini memangkas harga jual emas dari level tertinggi sepekan terakhir yang sempat menyentuh Rp 2.576.000 per gram. Bagi investor, harga buyback juga ikut turun ke Rp 2.366.000 per gram.

Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak dalam rentang Rp 2.576.000 hingga Rp 2.565.000 per gram. Sementara dalam sebulan terakhir, rentangnya lebih lebar, yakni Rp 2.610.000 sampai Rp 2.565.000 per gram. Artinya, harga saat ini berada di batas bawah rentang tersebut.

Rincian Harga Emas Antam per Ukuran

Untuk satuan terkecil 0,5 gram, Antam membanderol Rp 1.332.500. Harga emas 1 gram dipatok Rp 2.565.000, sedangkan ukuran 2 gram dijual Rp 5.070.000 dan 3 gram Rp 7.580.000.

Pada ukuran menengah, emas 5 gram dihargai Rp 12.600.000 dan 10 gram Rp 25.145.000. Adapun ukuran besar seperti 25 gram dijual Rp 62.737.000, 50 gram Rp 125.395.000, dan 100 gram Rp 250.712.000.

Untuk ukuran jumbo, emas 250 gram dibanderol Rp 626.515.000, 500 gram Rp 1.252.820.000, dan 1.000 gram (1 kg) Rp 2.505.600.000.

Harga Buyback Ikut Turun

Antam juga memangkas harga buyback atau harga yang berlaku jika nasabah ingin menjual kembali emasnya. Buyback turun Rp 25.000 menjadi Rp 2.366.000 per gram. Selisih antara harga jual dan buyback ini menjadi salah satu pertimbangan investor sebelum bertransaksi.

Pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9% sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2017. Nasabah yang menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) bisa mendapatkan tarif lebih rendah, yakni 0,45%.

Penurunan harga emas Antam hari ini mencerminkan pergerakan harga logam mulia yang masih fluktuatif. Bagi investor ritel, level harga saat ini berada di titik terendah dalam sebulan terakhir, meski masih jauh di atas posisi awal tahun.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: finance.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top