Kapolres Bengkulu Utara Imbau Warga Waspadai Penipuan Catut Nama Pejabat Polres, Ini 5 Langkah Pencegahannya

Penulis: Alfian Batubara  •  Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:02:31 WIB
Kapolres Bengkulu Utara AKBP Bakti Kautsar Ali mengimbau warga waspada terhadap penipuan yang mencatut nama pejabat Polres.

BENGKULU UTARA — Polres Bengkulu Utara menegaskan bahwa seluruh kegiatan resmi kepolisian selalu melalui prosedur yang jelas dan transparan. Penegasan disampaikan menyusul laporan warga yang menerima komunikasi mencurigakan dari oknum yang mengaku sebagai Kapolres maupun pejabat Polres Bengkulu Utara.

Modus yang dilaporkan beragam. Pelaku menghubungi korban lewat telepon, SMS, hingga pesan WhatsApp, lalu meminta sejumlah uang dengan alasan yang terdengar mendesak.

Kapolres: Tidak Ada Permintaan Uang untuk Kepentingan Dinas

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos, S.I.K, M.H meminta warga tidak mudah percaya terhadap komunikasi yang mengatasnamakan pejabat kepolisian.

"Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bengkulu Utara agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengaku sebagai Kapolres Bengkulu Utara maupun pejabat Polres Bengkulu Utara lainnya yang meminta uang dengan alasan apapun," kata Bakti Kautsar Ali.

Ia menambahkan, "Perlu diingat, Polres Bengkulu Utara tidak pernah meminta atau menerima uang untuk kepentingan pribadi maupun kegiatan dinas. Setiap kegiatan resmi kepolisian selalu melalui prosedur yang jelas dan transparan."

5 Langkah yang Perlu Dilakukan Warga Saat Menerima Pesan Mencurigakan

Polres Bengkulu Utara merinci sejumlah langkah pencegahan yang bisa dilakukan warga begitu menerima komunikasi mencurigakan:

  • Jangan percaya modus minta uang. Instansi dan jajaran Polres Bengkulu Utara tidak pernah meminta atau menerima uang untuk kepentingan pribadi maupun kegiatan dinas.
  • Abaikan pesan mencurigakan. Segera abaikan dan jangan menanggapi telepon, SMS, atau pesan WhatsApp yang mengatasnamakan pejabat kepolisian.
  • Pahami prosedur resmi. Setiap kegiatan resmi kepolisian selalu melalui prosedur yang jelas dan transparan.
  • Lakukan konfirmasi. Cek kebenaran pesan melalui saluran resmi Polres Bengkulu Utara atau datang langsung ke kantor Mako Polres.
  • Segera lapor. Laporkan kejadian penipuan ke Polres Bengkulu Utara atau hubungi layanan darurat 110 (Call Center Polri).

Mengapa Modus Catut Nama Pejabat Sulit Dideteksi Warga

Pelaku biasanya memanfaatkan nama dan jabatan pejabat yang dikenal publik agar korban percaya. Warga yang tidak sempat memverifikasi langsung ke instansi terkait kerap menjadi sasaran.

Karena itu, Polres Bengkulu Utara mendorong warga lebih dulu mengecek setiap permintaan uang yang mengatasnamakan pejabat kepolisian. Konfirmasi bisa dilakukan melalui saluran resmi atau kunjungan langsung ke Mako Polres.

Polres juga mengingatkan bahwa kejahatan siber dan penipuan menyasar siapa saja, termasuk warga di daerah. Pelaporan cepat disebut penting agar penelusuran bisa segera dilakukan.

Layanan Darurat 110 untuk Laporan Cepat

Warga yang mengalami atau menemukan kejadian serupa diminta tidak menunda pelaporan. Call Center Polri 110 menjadi kanal cepat yang bisa dihubungi selain mendatangi langsung kantor polisi terdekat.

Polres Bengkulu Utara mengajak seluruh warga menjaga diri dan keluarga dari ancaman penipuan yang mencatut nama pejabat. Kewaspadaan bersama dinilai jadi kunci mencegah korban bertambah.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: targetberita.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top