KISARAN — Turnamen Sepak Bola Usia 35+ Piala Ketua DPRD Kabupaten Asahan Antar Kecamatan resmi bergulir. Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin dan Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya membuka langsung kompetisi di Stadion Mutiara Kisaran, Jumat (11/9/2026).
Sebanyak 24 tim dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Asahan ambil bagian. Ajang ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarpemain senior dan menjaga kebugaran.
Ketua Panitia Ali Ibra Manurung menyebut turnamen usia 35+ memberi ruang bagi para pemain senior untuk kembali berlaga. Menurutnya, kompetisi ini menjadi wadah bagi pemain senior agar tetap aktif berolahraga.
"Turnamen ini menjadi wadah bagi pemain senior untuk tetap aktif berolahraga sekaligus mempererat kebersamaan," ujarnya.
Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya yang akrab disapa Bg Wiwik mengapresiasi turnamen tersebut. Ia juga berterima kasih kepada Pemkab Asahan atas sambutan yang diberikan kepada rombongan Sergai.
Dalam kesempatan itu, Forkopimda dan Korpri Kabupaten Serdang Bedagai turut ambil bagian dalam laga ekshibisi.
"Mudah-mudahan melalui pertandingan seperti ini dapat ditemukan bibit-bibit baru sepak bola untuk Sumatera Utara," kata Darma Wijaya.
Ketua DPRD Kabupaten Asahan H. Efi Irwansyah Pane menyambut baik kehadiran Pemkab Serdang Bedagai. Menurutnya, pertandingan tersebut tidak hanya berbicara soal olahraga.
"Turnamen ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga wadah silaturahmi antarpemerintah daerah. Kita berharap seluruh rangkaian berjalan sukses dan lancar," ujarnya.
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan turnamen. Ia menilai turnamen sepak bola menjadi bagian dari pembinaan olahraga di Asahan.
Pembinaan dilakukan secara berjenjang, mulai dari usia dini hingga pemain senior.
"Kita sudah melaksanakan Piala Bhayangkara, Piala Dandim 0208/Asahan, Piala Bupati dan lainnya. Ini juga untuk melihat bibit-bibit sepak bola sejak U-10 sampai U-17," jelas Taufik.
Menurutnya, pembinaan tidak boleh berhenti pada kelompok usia muda. Para pemain senior juga perlu mendapat ruang untuk terus berolahraga dan menjaga semangat kompetisi.
Keseruan berlanjut dalam laga ekshibisi Forkopimda Kabupaten Asahan melawan Forkopimda Kabupaten Serdang Bedagai. Pertandingan berlangsung selama 2×30 menit dengan wasit utama Habib, dibantu Asisten Wasit I Isbandi, Asisten Wasit II Rizaldi, dan wasit cadangan Robi.
Pertandingan berjalan sengit sejak menit awal. Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin turun sebagai penjaga gawang. Ia sempat menunjukkan refleksnya dengan menepis tendangan Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya.
Babak pertama berakhir tanpa gol dengan skor 0-0. Memasuki babak kedua, Forkopimda Asahan tampil lebih agresif.
Solehuddin Marpaung, pemain nomor 28, membuka keunggulan pada menit ke-70. Lima menit berselang, Imam nomor 20 kembali membobol gawang Forkopimda Serdang Bedagai. Skor berubah menjadi 2-0.
Forkopimda Serdang Bedagai tidak menyerah. Khairul nomor 112 memperkecil ketertinggalan pada menit ke-82. Hingga peluit panjang dibunyikan, Forkopimda Kabupaten Asahan tetap unggul 2-1.
Sejumlah pemain Forkopimda Asahan dalam laga ekshibisi itu diketahui merupakan mantan pemain yang pernah memperkuat PSSI Kabupaten Asahan. Pertandingan itu pun menjadi ajang nostalgia sekaligus mempererat hubungan antara Asahan dan Serdang Bedagai.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan plakat antara Pemerintah Kabupaten Asahan dan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, dilanjutkan dengan foto bersama.