BENGKULU — Kehadiran BAIC T1 di Sudirman Grand Ballroom Bandung menjadi penanda masuknya BAIC ke segmen kendaraan listrik berbasis baterai di Indonesia. Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Dhani Yahya, menyebut pameran ini sebagai cara memperkenalkan T1 langsung ke konsumen urban.
BAIC T1 menyasar konsumen perkotaan dengan mengedepankan kabin lapang dan sejumlah fitur teknologi. Perusahaan menyebut kendaraan ini membawa ADAS Level 2, Automatic Parking Assist, panoramic sky roof, serta fitur konektivitas dan kenyamanan lainnya.
Dhani menegaskan pihaknya ingin masyarakat merasakan langsung kendaraan ini, bukan sekadar membaca spesifikasinya.
"Kami ingin masyarakat tidak hanya melihat BAIC T1 dari spesifikasinya, tetapi merasakan langsung bagaimana kendaraan ini digunakan dalam kondisi nyata. Feedback dari rekan-rekan media menunjukkan bahwa kenyamanan, kelapangan kabin, kekedapan, serta kemudahan fitur menjadi beberapa hal yang paling diapresiasi," ujar Dhani melalui rilis pers yang diterima di Jakarta, Jumat.
Sebelum dipamerkan ke publik, BAIC menggelar media experience bersama 30 jurnalis dari berbagai media nasional. Rute yang ditempuh membentang dari Jakarta ke Bandung dan kembali ke Jakarta, total 412 kilometer.
Jalur pengujian mencakup jalan perkotaan, kemacetan, jalan tol, tanjakan dan turunan hingga kawasan Lembang. Dari pengujian itu, BAIC mencatat konsumsi energi rata-rata 14,72 kWh per 100 kilometer, setara sekitar 6,7 kilometer untuk setiap 1 kWh energi.
Selain efisiensi energi, perusahaan mengklaim suspensi, kekedapan kabin, kelapangan interior, desain, dan kemudahan berkendara mendapat apresiasi positif dari peserta.
BAIC tidak hanya membawa T1 ke Bandung. Seluruh lini produknya turut hadir di GIIAS Bandung 2026, meliputi BAIC BJ40 Plus, BAIC X55 II, dan BAIC BJ30 HEV.
Kehadiran BAIC di Bandung diperkuat peresmian diler resmi 3S BAIC Soekarno Hatta yang dikelola JHL Auto. Dealer di Jalan Soekarno-Hatta No. 625, Kota Bandung, itu menyediakan fasilitas penjualan, servis, dan suku cadang.
Sepanjang Januari–Agustus 2026, BAIC Indonesia mencatat pertumbuhan penjualan 66 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Angka itu menjadi modal BAIC memperluas jaringan setelah masuk ke segmen BEV lewat T1.