BENGKULU — Koreksi ini terjadi hanya sehari setelah emas Antam menyentuh Rp2.670.000 per gram. Penurunan sekitar 0,2 persen membawa harga kembali ke level psikologis Rp2,6 jutaan. Untuk pembelian 10 gram, hematnya baru Rp60.000 — masih jauh dari diskon signifikan jika Anda menunggu momen lebih besar.
Di sisi lain, harga buyback ikut turun ke Rp2.517.000 per gram. Artinya, selisih antara harga jual dan harga beli kembali tembus Rp147.000 per gram. Selisih ini normal dalam perdagangan emas batangan, tetapi krusial saat Anda memutuskan jual-balik.
Harga jual emas Antam sudah mengandung biaya produksi, margin, dan pajak. Saat dijual kembali, Antam hanya menilai kandungan emasnya, bukan biaya tambahan tersebut. Karena itu, harga buyback selalu lebih rendah.
Transaksi jual kembali di atas Rp10 juta juga terkena Pajak Penghasilan Pasal 22 sesuai PMK Nomor 81 Tahun 2024. Besarannya 1,5 persen jika penjual memiliki NPWP, dan 3 persen tanpa NPWP. Potongan ini langsung diambil dari total nilai transaksi saat buyback.
Dari laman resmi Logam Mulia, pecahan terkecil 0,5 gram dibanderol Rp1.382.000. Pecahan 1 gram dijual Rp2.664.000, sedangkan ukuran 2 gram dipatok Rp5.268.000. Berikut daftar lengkapnya:
Pergerakan harga emas Antam mengikuti tren harga emas global yang fluktuatif. Bagi investor jangka panjang, koreksi kecil seperti ini kerap dimanfaatkan untuk menambah koleksi. Namun, keputusan tetap kembali ke tujuan masing-masing.
Untuk investasi jangka panjang, penurunan hari ini bisa menjadi pintu masuk. Untuk jangka pendek, hitung dulu selisih harga buyback dan pajaknya — jangan sampai margin Anda tergerus.?