SANY Mining Golf Tournament 2026: Ekskavator Listrik 300 Ton Dikirim ke Kaltim, Optimisme Pelaku Tambang Menguat

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:28:31 WIB
SANY mengirimkan ekskavator listrik kelas 300 ton ke Kalimantan Timur sebagai bagian dari komitmen dekarbonisasi industri pertambangan.

BENGKULU — Vice President Director PT SANY Perkasa, Hery Yudianto, menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada penjualan alat berat, tetapi juga pada pengembangan teknologi ramah lingkungan. Saat ini, SANY tengah berada dalam fase memperkenalkan produk dengan teknologi terkini yang mendukung proses dekarbonisasi di sektor pertambangan.

"Dekarbonisasi menjadi konsen penuh kami dari pabrikan untuk mendukung industri pertambangan di Indonesia," ujar Hery dalam keterangannya, Rabu (19/8).

Langkah nyata yang sudah dieksekusi adalah pengiriman ekskavator bertenaga baterai ke Kalimantan Timur. Menariknya, salah satu unit yang dikirim merupakan ekskavator listrik kelas 300 ton—menjadikannya salah satu alat berat berbasis listrik terbesar yang pernah masuk ke Indonesia. Produk ini telah digunakan langsung oleh pelanggan di lapangan.

Bukan Sekadar Menjual Alat, Layanan Purna Jual Jadi Kunci

Hery menambahkan, keandalan produk saja tidak cukup. Perusahaan akan terus memperkuat jaringan product support, ketersediaan suku cadang, dan layanan servis untuk memastikan operasional pelanggan berjalan mulus.

"Kami berkomitmen mendukung industri pertambangan dengan produk-produk berkualitas tinggi dan after-sales service yang siap mendukung kesuksesan bisnis ini," katanya.

Komitmen ini diamini oleh para pelanggan. Direktur PT Cakrawala Langit Sejahtera (CLS), Shashank G. Katre, menilai turnamen golf ini menjadi ruang silaturahmi yang efektif sekaligus sarana mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan produk SANY.

Pelaku Industri: Perlambatan Hanya Fase Penataan

Shashank mengakui bahwa industri pertambangan Indonesia mengalami perlambatan pada semester pertama 2026. Namun, ia melihat angin segar mulai berhembus seiring dukungan pemerintah terhadap sektor batu bara, termasuk persetujuan RKAB baru dan perizinan tambang yang mulai lancar.

"Dengan adanya persetujuan RKAB baru dan berbagai perizinan pertambangan, kami berharap aktivitas industri kembali meningkat," ujarnya. CLS sendiri tengah meningkatkan kapasitas produksi dan melakukan pembelian peralatan baru dari SANY.

Senada, Danang Danardoyo dari PT Sinar Mandiri Agung (SIMA) menilai kondisi industri saat ini bukanlah penurunan, melainkan fase penataan. "Saya sebenarnya tidak melihatnya down, tetapi lebih kepada mau diatur. Pasti ada hiccup, tersendat sebentar, tetapi itu untuk maju lebih cepat dan lebih baik," jelasnya.

Transaksi Baru: Empat Unit Ekskavator Raksasa Terjual

Momentum turnamen ini juga dimanfaatkan SANY untuk menuntaskan sejumlah transaksi. Hery mengungkapkan, dua pelanggan telah menandatangani kesepakatan pembelian empat unit ekskavator kelas besar. Rinciannya, dua unit berkapasitas di atas 100 ton dan dua unit lainnya di atas 200 ton.

Kedua perusahaan tersebut adalah PT Cakrawala Langit Sejahtera dan PT Sinar Mandiri Agung. SANY menargetkan proses komersialisasi dan pengiriman unit rampung dalam waktu sekitar dua bulan ke depan.

Harapan untuk 2027: Regulasi Stabil dan Dukungan Pemerintah

Hafiz Kasmir dari PT United Arkato menilai kegiatan informal seperti golf tournament sangat penting untuk membangun emotional bonding antarpelaku industri. Menurutnya, ruang ini memungkinkan pertukaran informasi mengenai dinamika bisnis terkini.

Menghadapi tahun 2027, United Arkato berharap kondisi ekonomi membaik dengan regulasi yang lebih stabil. "Harapannya dukungan kebijakan pemerintah dapat terus diperkuat sehingga industri pertambangan semakin baik," pungkas Shashank.

Dengan adanya penataan industri, komitmen dekarbonisasi, serta penguatan layanan purna jual, SANY Mining Golf Tournament 2026 membuktikan diri sebagai lebih dari sekadar ajang olahraga—melainkan cermin kolaborasi erat antara produsen alat berat, kontraktor, dan perusahaan tambang menuju tahun yang lebih produktif.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: tambang.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top