BENGKULU — Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi wartawan di Bengkulu memasuki tahap krusial. Sepuluh bakal calon telah mengambil formulir pendaftaran untuk maju sebagai Ketua PWI Provinsi Bengkulu pada Konferensi Provinsi (Konferprov) yang akan digelar 18 Juli 2026.
Ketua Panitia Konferprov PWI Bengkulu, Dedi Hardiansyah Putra, mengungkapkan bahwa pengembalian formulir akan dimulai pada 8 Juli 2026. Pemungutan suara sendiri dijadwalkan berlangsung dua pekan setelahnya.
Sepuluh nama yang tercatat mengambil formulir adalah Doni Aftarizal, Wibowo Susilo, Ferri, Doni Supardi, Syafrian Dani, Heryandi, Marsal Abadi, Beni Benardi, Hendrik Budiman, dan Iyud Dwi Mursito. Lima nama terakhir mengambil formulir pada hari terakhir pendaftaran.
Beberapa kandidat diwakili oleh utusan. Beni Benardi mengambil langsung formulir pendaftaran, sementara Heriyandi diwakili Okta, Marsal Abadi oleh Syahbandar, Hendrik Budiman oleh Sugianto, dan Iyud oleh Arun Tugiran.
Konferprov kali ini menerapkan ketentuan baru yang lebih ketat. Setiap bakal calon harus mendapatkan dukungan minimal 20 persen dari total Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang berjumlah 130 anggota. Jumlah ini masih dapat berubah karena proses verifikasi ulang masih berlangsung.
Dedi menegaskan bahwa dukungan tidak boleh bersifat ganda. Setiap anggota PWI yang memiliki hak pilih hanya boleh memberikan dukungan kepada satu bakal calon. "Jika ditemukan dukungan ganda, maka akan dilakukan verifikasi dan pendukung yang bersangkutan akan diminta menentukan pilihan kepada salah satu bakal calon," tegasnya.
Selain kursi ketua, panitia juga menerima satu formulir pencalonan untuk posisi Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Bengkulu atas nama Sukatno. Hal ini menandai bahwa agenda Konferprov tidak hanya memilih pimpinan organisasi, tetapi juga mengisi jajaran dewan kehormatan.
Proses verifikasi berkas dan dukungan akan menjadi penentu siapa yang lolos sebagai calon tetap sebelum pemungutan suara pada 18 Juli 2026.