BENGKULU — Ratusan anak yatim dari berbagai kelurahan dan kecamatan di Kota Bengkulu mendapat perhatian khusus dalam peringatan Hari Asyura 10 Muharam. Pemkot bersama Forkopimda dan Baznas menggelar pemberian santunan, voucher belanja, hingga sembako gratis bagi 956 anak yatim yang dikumpulkan di Masjid At-Taqwa.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi hadir langsung dalam acara tersebut, didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Dr. Yeni Puspita, Kasubag Kemenag Kota Dr. H. Fahrurrazi, Ketua Baznas Kota Bengkulu Habib Abdurahman Alkaf, serta jajaran asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, dan lurah.
Dalam sambutannya, Dedy menegaskan bahwa anak-anak yatim tidak perlu merasa sendiri meski telah kehilangan orang tua.
"Hari ini adalah hari lebarannya, hari rayanya anak-anakku semua, yang ayah dan ibu yang telah tiada. Tapi yakinlah kalian tidak sendiri. Ada Walikota, ada Ibu Kajari, ada Pak Kapolresta, Pak Dandim, ada Ketua Baznas, yang insyaallah selalu bersama kalian," ujar Dedy.
Ia memastikan seluruh anak yatim di Kota Bengkulu tetap mendapat akses pendidikan dan kesehatan melalui program gratis yang sudah disiapkan pemerintah daerah.
"Yang sekolah, jangan risau tidak bisa sekolah, karena dijamin sekolah gratis. Yang berobat, jangan cemas tidak bisa berobat, juga ada program BPJS gratis. Ini tugas pemerintah, tugas Walikota, agar warganya bahagia," tambahnya.
Ketua Baznas Kota Bengkulu Habib Abdurahman Alkaf melaporkan bahwa total penerima bantuan mencapai 956 anak yatim yang tersebar di seluruh kelurahan dan kecamatan. Bantuan tersebut bersumber dari Baznas dan para donatur.
Ia mengimbau masyarakat yang mengetahui anak yatim belum terdata agar segera melapor ke Baznas Kota Bengkulu untuk diakomodasi dalam program selanjutnya.
Setelah menerima santunan dan voucher, para pejabat langsung mendampingi anak-anak yatim menuju lokasi perbelanjaan untuk memilih makanan secara gratis. Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama memohon keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi pemimpin serta seluruh warga Kota Bengkulu agar dijauhkan dari musibah dan bencana.