BENGKULU — Pemerintah Kota Bengkulu tidak hanya mengandalkan promosi konvensional untuk menarik investor. Melalui DPMPTSP, pemkot kini memaksimalkan dua platform digital: SIKOLU dan OSS, sebagai pintu masuk utama bagi calon penanam modal.
Sekretaris DPMPTSP Kota Bengkulu, Feri Agustian, menjelaskan bahwa SIKOLU dirancang sebagai etalase digital potensi investasi daerah. Lewat aplikasi dan situs web ini, calon investor bisa mengakses data sektor-sektor yang bisa dikembangkan, lokasi penyebaran peluang usaha, hingga informasi pendukung lainnya.
"Melalui aplikasi dan website SIKOLU, calon investor dapat melihat berbagai potensi investasi yang tersedia, sektor-sektor yang bisa dikembangkan, hingga lokasi penyebaran peluang usaha di Kota Bengkulu. Ini menjadi sarana informasi yang memudahkan investor sebelum mengambil keputusan berinvestasi," ujar Feri, Rabu (24/6/2026).
Selain SIKOLU, sistem OSS menjadi tulang punggung reformasi birokrasi perizinan di Bengkulu. Melalui sistem ini, pengurusan izin usaha bisa dilakukan secara daring, transparan, dan terintegrasi. Pemkot menargetkan proses perizinan yang lebih singkat sebagai daya tarik utama bagi investor.
"Kami berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif dengan memberikan kemudahan berusaha sesuai amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku," tambah Feri.
DPMPTSP tidak hanya berhenti pada penyediaan sistem. Promosi potensi investasi juga digencarkan melalui berbagai kanal, mulai dari media massa hingga platform media sosial. Langkah ini bertujuan memperkenalkan peluang ekonomi Kota Bengkulu ke investor dari berbagai daerah, bahkan luar provinsi.
Dengan kombinasi kemudahan perizinan dan promosi agresif, Pemkot Bengkulu optimistis dapat mengejar target transformasi menuju status kota metropolitan.