Parkir Liar di Sekitar Lokasi Festival Tabut Bengkulu Bakal Kena Sanksi Tegas, Wali Kota Minta Warga Ikut Awasi

Penulis: Ricki Manurung  •  Selasa, 23 Juni 2026 | 13:53:01 WIB
Wali Kota Bengkulu minta warga aktif laporkan parkir liar selama Festival Tabut 2026.

BENGKULU — Ratusan titik parkir yang tersebar di sekitar area Festival Tabut 2026 disebut Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi sebagai tantangan terbesar dalam menjaga ketertiban. Pemerintah kota memastikan tidak akan memberi toleransi terhadap pelanggaran aturan parkir selama acara berlangsung.

Warga Diminta Jadi "Mata" Petugas di Lapangan

Pemkot Bengkulu mengoptimalkan pengawasan petugas, tetapi mengakui tidak semua titik bisa terpantau maksimal. Karena itu, Dedy meminta masyarakat berperan aktif melaporkan praktik parkir liar atau pungutan liar yang ditemukan.

"Festival Tabut memiliki puluhan bahkan ratusan titik parkir yang tersebar di berbagai lokasi. Tentu tidak semuanya bisa terpantau secara maksimal oleh petugas, sehingga kami sangat membutuhkan bantuan masyarakat untuk ikut melakukan pengawasan," ujar Dedy dalam keterangan yang diterima, Senin.

Laporan Warga Jadi Dasar Investigasi dan Penindakan

Setiap laporan yang masuk, menurut Dedy, akan langsung menjadi bahan evaluasi. Jika diperlukan, tim akan turun melakukan investigasi lapangan untuk memverifikasi temuan sebelum menjatuhkan sanksi.

"Bahkan jika perlu dilakukan investigasi di lapangan, kami sangat terbuka menerima informasi tersebut sebagai dasar penindakan," tegasnya.

Sanksi Menanti Oknum yang Terbukti Langgar Aturan

Dedy menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir pelanggaran sekecil apapun. Sanksi sudah disiapkan bagi oknum yang terbukti memungut tarif di luar ketentuan atau mengelola lahan parkir secara ilegal.

"Kalau memang ditemukan pelanggaran dan terbukti tidak sesuai ketentuan yang berlaku, tentu akan ada sanksi yang diberikan," tutupnya.

Langkah ini diambil untuk memastikan ketertiban, kenyamanan, dan keamanan masyarakat yang menghadiri rangkaian kegiatan Festival Tabut 2026. Pemkot berharap pengawasan bersama bisa menekan praktik parkir liar yang kerap meresahkan warga saat event besar berlangsung.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: rakyatbengkulu.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top