KOTA BENGKULU — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Bengkulu mencatat realisasi penyaluran TPG sudah mencapai 43,03 persen dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun ini. Kepala Kanwil DJPb Bengkulu Mohamad Irfan Surya Wardhana menyebutkan, mekanisme pencairan dilakukan langsung dari kas negara ke rekening masing-masing guru tanpa perantara.
“Penyaluran langsung ini mempercepat akses guru terhadap hak tunjangan. Tidak ada jeda waktu di tingkat daerah,” kata Irfan di Kota Bengkulu, Selasa.
Ia menambahkan, kebijakan tersebut juga meningkatkan efisiensi administrasi dan diharapkan berdampak langsung pada motivasi guru dalam memberikan layanan pendidikan berkualitas.
Dari total penyaluran, penerima TPG terbesar berada di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Sebanyak Rp86,7 miliar telah cair untuk 4.308 guru. Disusul Kabupaten Bengkulu Utara dengan Rp45,4 miliar untuk 2.432 guru, dan Kota Bengkulu sebesar Rp39,5 miliar untuk 1.981 penerima.
Berikut rincian penyaluran TPG di kabupaten/kota lainnya:
Irfan mengungkapkan, penyaluran TPG dilakukan dalam empat tahap berdasarkan verifikasi kinerja guru. Namun, masih terdapat sejumlah guru yang belum menerima tunjangan.
“Kendalanya ada pada nomor rekening yang diserahkan oleh guru melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) tidak sesuai,” jelas dia.
Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) saat ini berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat. Proses perbaikan data rekening tengah dipercepat agar seluruh guru bisa segera menerima haknya.
TPG ini diperuntukkan bagi guru tingkat SD, SMP, dan SMA di Bengkulu yang berstatus ASN daerah. Pemerintah pusat berharap percepatan dan ketepatan sasaran penyaluran tunjangan dapat menjaga stabilitas ekonomi para tenaga pendidik di daerah.