400 Pelajar SMA dan SMK di Lebong Ikuti Diklat Pelajar Inovasi, Digembleng Jadi Pemimpin Kreatif di Era Digital

Penulis: Alfian Batubara  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 21:31:31 WIB
pelajar SMA dan SMK di Lebong mengikuti Diklat Pelajar Inovasi untuk mengasah jiwa kepemimpinan di era digital.

LEBONG — Ratusan pelajar di Kabupaten Lebong tidak hanya disuguhi materi kepemimpinan dalam diklat ini. Mereka juga diajak untuk berpikir kritis dan mampu menciptakan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekitar.

Kegiatan ini mengusung tema “Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Strategis yang Efektif untuk Menghadapi Tantangan Masa Depan di Era Digitalisasi”. Para peserta berasal dari berbagai sekolah menengah atas dan kejuruan yang tersebar di wilayah Kabupaten Lebong.

Bukan Sekadar Pelatihan Formal

Ketua LEKAD Provinsi Bengkulu, Anugerah Wahyu, menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai ruang pembelajaran yang lebih dari sekadar pelatihan formal.

“Diklat Pelajar Inovasi ini kami hadirkan sebagai ruang belajar bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri. Kami berharap peserta tidak hanya menjadi pelajar berprestasi, tetapi juga mampu menjadi pemimpin masa depan yang kreatif, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya,” ujar Anugerah Wahyu dalam sambutannya.

Tiga Bekal Wajib Pelajar di Era Digital

Dalam sesi pertama, para peserta mendapatkan materi tentang pentingnya kemampuan berpikir kritis. Pelajar tidak cukup hanya unggul dalam akademik, tetapi juga harus mampu menganalisis informasi dan memilah mana yang valid di tengah banjir data digital.

Materi kedua menyoroti komunikasi efektif. Anugerah menambahkan bahwa seorang pemimpin harus mampu menyampaikan gagasan dengan jelas dan membangun jejaring. Terakhir, jiwa kepemimpinan dan inovasi menjadi pilar utama yang harus dimiliki oleh setiap peserta.

Mengapa Diklat Ini Penting bagi Lebong?

Kabupaten Lebong yang berada di dataran tinggi Bengkulu menghadapi tantangan tersendiri dalam pemerataan akses informasi dan teknologi. Program ini diharapkan menjadi katalis bagi lahirnya agen perubahan yang mampu membawa inovasi dari daerah.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu menyebut bahwa kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala. Targetnya, setiap sekolah di Lebong memiliki kader pemimpin muda yang siap bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi diskusi dan simulasi kepemimpinan yang dipandu oleh fasilitator dari LEKAD. Beberapa dari mereka bahkan sudah menyusun rencana aksi nyata untuk diterapkan di sekolah masing-masing setelah diklat usai.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: betv.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top