BENGKULU — Kehadiran Bupati Kaur Gusril Pausi dalam pembukaan Turnamen Minisoccer Walikota Cup I 2026 di Kota Bengkulu menjadi perhatian tersendiri. Dalam sambutannya, Sabtu (13/6/2026), Gusril mengaku hadir bukan sekadar formalitas, melainkan karena panggilan hati sebagai mantan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.
“Kami tidak datang hanya untuk formalitas, tetapi sebagai dukungan nyata karena saya merasa terpanggil sebagai PNS di Kota ini. Jika diundang untuk acara seperti ini, saya akan berusaha hadir,” ujar Gusril Pausi dalam pidatonya.
Di hadapan para atlet dan ofisial, Gusril memberikan pesan khusus terkait etika bertanding. Ia mengingatkan bahwa benturan fisik dalam sepak bola adalah hal wajar, namun jangan sampai memicu emosi yang merusak hubungan antar pemain maupun penonton.
“Pesan saya untuk para pemain: kontrol emosi, jangan sampai melukai lawan. Apabila mengalami cedera karena berebut bola, itu normal karena semua orang ingin menang. Namun, emosi tidak boleh mengalahkan semangat sportivitas,” tegasnya.
Suasana sempat mencair saat Gusril menutup sambutannya dengan sebuah pantun sebelum acara dilanjutkan ke seremoni pembukaan oleh Walikota.
Turnamen Minisoccer Walikota Cup I 2026 diselenggarakan untuk mempertemukan tim-tim pelajar dan pemuda lokal dari berbagai kategori usia. Penyelenggara berharap ajang ini bisa menjadi sarana silaturahmi sekaligus penemuan bakat sepak bola di Bengkulu dan sekitarnya.
Panitia memastikan setiap pertandingan akan diawasi wasit bersertifikat dan didampingi tim medis untuk menjamin keselamatan pemain. Jadwal pertandingan serta sistem klasemen akan diumumkan kemudian oleh panitia teknis.
Pembukaan turnamen turut dihadiri jajaran Pemerintah Kota Bengkulu, perwakilan Forkopimda dari kedua wilayah, beberapa camat dari Kabupaten Kaur, serta puluhan jurnalis media nasional dan lokal.