Antisipasi Gangguan Pernapasan dan Kelelahan, Dinkes Kota Bengkulu Siagakan Seluruh Puskesmas untuk Pantau Jemaah Haji Pasca-Pemulangan

Penulis: Ricki Manurung  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 15:56:31 WIB
Dinkes Kota Bengkulu siagakan seluruh puskesmas untuk pemantauan kesehatan jemaah haji pasca-pemulangan.

BENGKULU — Pemkot Bengkulu melalui Dinkes setempat tidak hanya menyiagakan puskesmas saat keberangkatan, tetapi juga kembali mengerahkan seluruh fasilitas kesehatan itu untuk memantau kondisi jemaah haji pasca-kepulangan. Kepala Dinkes Kota Bengkulu, Nelly Hartati, menginstruksikan tenaga kesehatan di setiap puskesmas untuk melakukan skrining fisik dan mencatat keluhan yang muncul.

“Kami menyiapkan seluruh puskesmas yang sebelumnya terlibat dalam pemeriksaan kesehatan jemaah saat masa keberangkatan, untuk kembali memberikan layanan pemantauan kesehatan setelah jemaah pulang ke daerah asal,” kata Nelly Hartati pada Senin, 8 Juni 2026.

Fokus Skrining: Kelelahan Akut dan Gangguan Saluran Pernapasan

Petugas medis di lapangan akan memprioritaskan deteksi dini kelelahan akut dan gangguan saluran pernapasan. Faktor perbedaan cuaca ekstrem antara Arab Saudi dan Bengkulu, serta padatnya aktivitas ibadah, dinilai menjadi pemicu utama menurunnya daya tahan tubuh jemaah.

“Tenaga kesehatan tersebut nantinya akan melakukan pemantauan terhadap kondisi jemaah dan mengidentifikasi berbagai keluhan yang mungkin muncul setelah pelaksanaan ibadah haji. Keluhan tersebut seperti kelelahan fisik, gangguan pernapasan, maupun masalah kesehatan lainnya yang membutuhkan penanganan medis,” jelas Nelly.

Imbauan ke Jemaah: Jangan Tunda Periksa ke Puskesmas

Dinkes Kota Bengkulu mengimbau jemaah untuk segera mendatangi puskesmas terdekat jika merasakan gejala tubuh lemas, sesak napas, batuk persisten, atau keluhan klinis lainnya. Pemeriksaan dini dinilai krusial untuk mencegah risiko komplikasi dan mempercepat pemulihan.

“Pemantauan kesehatan jemaah haji merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari pelayanan kesehatan haji. Sebab, jemaah haji tersebut baru saja menjalani rangkaian ibadah yang cukup padat dan menguras energi, ditambah dengan perjalanan jauh yang dapat memengaruhi kondisi fisik,” terang Nelly.

Selain memeriksakan diri, jemaah yang baru tiba diharapkan tetap disiplin menjaga pola istirahat, mengonsumsi makanan bergizi, serta menjaga hidrasi tubuh. Pihak keluarga juga diminta proaktif mengawasi dan mendorong anggota keluarganya untuk segera memeriksakan diri jika menunjukkan gejala penurunan kondisi fisik.

Standarisasi Rutin Tim Kesehatan Daerah

Nelly menambahkan, langkah antisipasi ini sudah menjadi standardisasi baku dari tim kesehatan pemerintah daerah. Target utamanya adalah memastikan seluruh jemaah haji asal Kota Bengkulu dapat kembali beraktivitas normal di tengah masyarakat dalam keadaan sehat walafiat.

“Ini sudah menjadi kegiatan rutin tim kesehatan dalam mengantisipasi berbagai keluhan kesehatan yang dialami jemaah haji. Kami berharap seluruh jemaah tetap menjaga kesehatan dan dapat kembali beraktivitas dengan baik setelah menjalankan ibadah haji,” pungkas Nelly.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: betv.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top