BENGKULU — Dua pejabat tinggi Pemkot Bengkulu mengikuti forum strategis Raker, RDP, dan RDPU yang digelar Komisi II DPR RI secara virtual. Mereka bergabung dari Ruang Monitoring Center Dinas Kominfo Kota Bengkulu. Keikutsertaan ini bertujuan memperkuat sinergi pusat-daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan.
Komisi II DPR RI menekankan pentingnya koordinasi sebagai kunci keberhasilan program nasional di daerah. Plt Inspektorat Kota Bengkulu, Yudi Sudanda, menilai forum ini menjadi wadah untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komunikasi.
“Forum seperti ini sangat penting karena menjadi wadah untuk menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Dengan demikian, berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran,” ujar Yudi Sudanda dalam keterangan tertulis, Senin.
Rapat juga menyoroti peningkatan kualitas pelayanan publik. Komisi II DPR RI mendorong seluruh pemerintah daerah berinovasi, termasuk memanfaatkan teknologi digital demi pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
Pemerintah daerah mendapat informasi terkini terkait penguatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dan implementasi reformasi birokrasi. Kepala BPKSDM Kota Bengkulu, Achrawi, menilai penguatan kualitas SDM aparatur menjadi faktor penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang profesional.
Partisipasi aktif dalam forum nasional ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Pemkot Bengkulu berupaya mengidentifikasi kebutuhan prioritas daerah yang dapat diselaraskan dengan program pemerintah pusat.
Hasil pembahasan dalam rapat akan menjadi acuan penyusunan program kerja ke depan. Pemkot Bengkulu menegaskan komitmennya mendukung kebijakan nasional sekaligus memastikan implementasinya berjalan efektif di tingkat kota.