PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) mengamankan kontrak jasa pengangkutan limbah sebanyak 1 juta ton dari PLTU Jawa 7 untuk periode 2026 hingga 2029. Kesepakatan ini memperkuat struktur pendapatan berulang (recurring income) perseroan di tengah ekspansi masif ke sektor logistik energi. Langkah strategis tersebut langsung direspons positif oleh pasar dengan penguatan harga saham MPXL yang mulai menguji area resistance psikologis.
Emiten jasa logistik PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) resmi menandatangani kerja sama dengan PT Shenhua Guohua Pembangkit Jawa Bali untuk operasional PLTU Jawa 7. Dalam kontrak ini, MPXL bertanggung jawab pada jasa Ash and Slag Transportation and Disposal Service atau pengangkutan dan pembuangan limbah sisa pembakaran batu bara.
Kerja sama ini dijadwalkan berjalan selama tiga tahun, terhitung mulai Mei 2026 hingga Mei 2029. Manajemen memproyeksikan total kapasitas pengangkutan limbah mencapai 1 juta ton sepanjang masa kontrak berlangsung. Keberhasilan mengamankan proyek di salah satu pembangkit listrik terbesar di kawasan Jawa-Bali ini menjadi katalis penting bagi utilisasi armada perseroan.
Manajemen MPXL menyatakan bahwa tambahan proyek ini tidak sekadar meningkatkan volume angkutan, tetapi juga memperluas penetrasi perusahaan dalam rantai pasok logistik energi nasional. Proyek limbah pembangkit (FABA) saat ini menjadi ceruk pasar yang stabil karena operasional pembangkit listrik tenaga uap yang terus berjalan secara berkelanjutan.
Sepanjang 2026, MPXL terlihat mulai menggeser fokus dari model logistik konvensional menjadi penyedia jasa distribusi multi-komoditas. Selain menangani material semen curah yang menjadi bisnis inti, perseroan kini mulai merambah sektor pengangkutan minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO).
Diversifikasi ini juga mencakup penguatan lini bisnis perdagangan batu bara dengan mengoptimalkan utilisasi kapal tongkang. Perseroan bahkan memperluas ekosistem usahanya melalui kemitraan strategis dengan distributor suku cadang dan ban untuk mendukung efisiensi operasional armada internal maupun pasar eksternal.
Strategi diversifikasi ini diambil untuk memitigasi risiko ketergantungan pada satu jenis industri saja. Dengan masuk ke sektor energi melalui pengelolaan limbah PLTU dan pengangkutan komoditas perkebunan, MPXL berupaya menjaga stabilitas margin laba di tengah fluktuasi permintaan material konstruksi nasional.
Sentimen kontrak baru ini memberikan tenaga tambahan bagi pergerakan saham MPXL di lantai bursa. Pada penutupan perdagangan Kamis (7/5/2026), saham MPXL parkir di level 172, atau menguat 1,18 persen. Harga sempat menyentuh level tertinggi harian di angka 175 sebelum akhirnya terkoreksi tipis akibat aksi ambil untung jangka pendek.
Data perdagangan menunjukkan nilai transaksi mencapai Rp629,5 juta dengan volume sebanyak 36,44 ribu lot. Secara teknikal, pergerakan harga saat ini cukup menarik karena sudah berada di atas area pivot utama 169,67. Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, tren penguatan menuju target berikutnya masih terbuka lebar.
Indikator Moving Average (MA) memberikan sinyal akumulasi yang kuat. Posisi harga saat ini telah melampaui rata-rata pergerakan jangka pendek hingga menengah, mulai dari MA5, MA10, hingga MA50. Jika tekanan beli terus konsisten, MPXL berpotensi menguji level resistance terdekat di 174,67 hingga menuju area psikologis 177.
Meskipun indikator teknikal menunjukkan tren bullish, pelaku pasar perlu mencermati lapisan antrean jual (offer) yang mulai menebal di area atas. Pada level 176, terdapat antrean jual sebesar 5.284 lot, disusul level 175 sebanyak 2.144 lot. Penebalan ini mengindikasikan adanya potensi perlawanan harga di area tersebut.
Di sisi lain, zona pertahanan atau bid terlihat cukup solid di level 170 dengan antrean mencapai 9.573 lot. Level 165 juga menjadi bantalan dukungan (support) kedua dengan volume antrean sekitar 6.754 lot. Struktur ini menunjukkan bahwa pasar mulai membentuk basis harga baru di kisaran 169-170 sebagai fondasi untuk kenaikan lebih lanjut.
Kombinasi antara kepastian kontrak jangka panjang di PLTU Jawa 7, strategi diversifikasi komoditas, dan perbaikan struktur harga saham menempatkan MPXL dalam posisi yang diperhitungkan oleh investor. Fokus pasar selanjutnya akan tertuju pada realisasi volume angkutan dan kontribusi pendapatan dari rute-rute logistik baru yang mulai dibuka tahun ini.