AFC Jadwalkan Drawing Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Masuk Daftar Wajah Familiar

Penulis: Redaksi  •  Senin, 04 Mei 2026 | 01:08:04 WIB

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi mengumumkan jadwal pengundian grup Piala Asia 2027 yang akan berlangsung di Arab Saudi pada Sabtu (9/5/2026). Timnas Indonesia dipastikan kembali berpartisipasi setelah mencatatkan kelolosan beruntun dalam dua edisi terakhir turnamen kasta tertinggi Benua Kuning tersebut.

Kepastian jadwal ini muncul setelah AFC merilis pengumuman terbaru pada Senin (4/5/2026). Agenda drawing yang sempat tertunda akibat dinamika situasi di Timur Tengah tersebut akhirnya mendapatkan slot waktu pasti, hanya satu tahun sebelum putaran final dimulai di Arab Saudi.

Timnas Indonesia datang ke edisi kali ini dengan status yang berbeda. Keberhasilan menembus babak 16 besar pada edisi 2023 lalu membuat AFC kini menempatkan Skuad Garuda sebagai salah satu kekuatan reguler, bukan lagi tim kejutan yang sekadar mampir.

Dominasi Wajah Lama dan Rekor Bersejarah Iran

AFC mencatat bahwa peta persaingan Piala Asia 2027 masih akan didominasi oleh kekuatan tradisional. Dari 23 tim yang sudah dipastikan lolos, sebanyak 20 negara merupakan kontestan yang juga bertarung pada edisi 2023 di Qatar silam.

"Penggemar sepak bola Asia melihat wajah-wajah familiar dari daftar tim peserta. Sebanyak 20 dari 23 peserta yang sudah lolos telah dikonfirmasi terlibat dalam edisi 2023 lalu," tulis pernyataan resmi AFC.

Dua raksasa Asia, Iran dan Korea Selatan, masih memegang rekor penampilan terbanyak dengan catatan 16 kali tampil di putaran final. Secara khusus, Iran tetap menjadi satu-satunya negara yang pernah merengkuh gelar juara tiga kali berturut-turut pada periode 1968 hingga 1976.

Singapura Curi Perhatian Setelah Absen 43 Tahun

Meski Timnas Indonesia menunjukkan progres signifikan, AFC justru memberikan sorotan lebih kepada tetangga serumpun, Singapura. The Lions dianggap sebagai "wajah baru rasa lama" yang paling fenomenal pada edisi kali ini.

Keberhasilan Singapura lolos ke Arab Saudi mengakhiri penantian panjang mereka selama 43 tahun. Terakhir kali Singapura mencicipi atmosfer Piala Asia adalah pada tahun 1984, itu pun dengan status sebagai tuan rumah penyelenggara.

"Secara khusus, kualifikasi merupakan momen bersejarah bagi Singapura, yang satu-satunya penampilan terakhir mereka adalah ketika menjadi tuan rumah pada edisi 1984 silam," tulis AFC dalam rilisnya.

Satu Slot Tersisa Diperebutkan di Bulan Juni

Hingga saat ini, kuota 24 tim peserta belum sepenuhnya lengkap. Masih ada satu tiket terakhir yang akan diperebutkan oleh Yaman dan Lebanon melalui jalur kualifikasi. Pertandingan penentuan tersebut dijadwalkan baru akan bergulir pada 4 Juni 2026.

Menariknya, proses drawing grup akan tetap dilakukan pada 9 Mei mendatang, meski identitas satu peserta terakhir belum diketahui. Selain Singapura, tim lain yang kembali kembali ke panggung Asia setelah absen cukup lama adalah Korea Utara dan Kuwait.

Daftar Tim yang Kembali Hadir Setelah Absen Panjang:

  • Singapura: Terakhir tampil edisi 1984 (Absen 43 tahun)
  • Kuwait: Terakhir tampil edisi 2015
  • Korea Utara: Terakhir tampil edisi 2019
  • Yaman: Berpeluang kembali setelah edisi 2019 (Jika menang lawan Lebanon)

Bagi Timnas Indonesia, partisipasi back-to-back ini menjadi momentum untuk membuktikan bahwa level sepak bola nasional telah bergeser. Fokus kini tertuju pada hasil undian di Arab Saudi untuk melihat sejauh mana Skuad Garuda bisa melangkah lebih jauh dari pencapaian 16 besar sebelumnya.

Reporter: Redaksi
Back to top