BENGKULU UTARA - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara terus memperkuat komitmennya dalam mencetak generasi muda yang kreatif, inovatif, dan mandiri secara finansial. Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan melalui agenda "Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2026" yang dipusatkan di Aula Kantor Camat Padang Jaya pada Selasa (28/4/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bengkulu Utara ini mengusung tema strategis, yakni “Meningkatkan Kreativitas Menuju Kemandirian Ekonomi Melalui Pelatihan Make-Up”. Acara ini dibuka secara resmi oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Bengkulu Utara, Ramadanus, yang mewakili jajaran pimpinan daerah.
Pelatihan ini diikuti oleh sebanyak 20 peserta yang berasal dari dua wilayah, yakni Kecamatan Padang Jaya dan Kecamatan Giri Mulya. Para peserta berada dalam rentang usia produktif antara 16 hingga 30 tahun. Pemilihan peserta ini bertujuan agar intervensi kebijakan pemerintah tepat sasaran dalam menyasar kelompok pemuda yang sedang mencari peluang usaha baru.
Selama pelatihan, para peserta dibekali dengan berbagai pengetahuan komprehensif serta keterampilan teknis di bidang tata rias wajah. Materi yang diberikan mencakup teknik dasar hingga lanjutan, yang diharapkan dapat menjadi modal utama bagi mereka untuk membuka peluang usaha mandiri, baik sebagai penata rias profesional (Make-Up Artist/MUA) maupun membuka layanan salon rumahan di desa masing-masing.
Ramadanus dalam sambutannya menekankan bahwa sektor industri kreatif, khususnya di bidang kecantikan, kini bukan lagi sekadar hobi melainkan telah bertransformasi menjadi sektor bisnis yang memiliki prospek ekonomi sangat menjanjikan. Hal ini didorong oleh tingginya permintaan pasar terhadap jasa tata rias untuk berbagai keperluan sosial masyarakat.
Menurut Ramadanus, kebutuhan masyarakat akan jasa MUA terus meningkat, mulai dari kebutuhan untuk acara formal pemerintahan, pesta pernikahan, wisuda, hingga kegiatan sosial sehari-hari lainnya. Fenomena ini dipandang sebagai peluang emas bagi pemuda Bengkulu Utara yang jeli melihat celah pasar di lingkungan sekitar mereka.
“Melalui pelatihan ini, kita ingin membekali generasi muda dengan keterampilan nyata yang bisa langsung diterapkan. Harapannya, mereka tidak hanya siap bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja sendiri bagi orang lain,” ujar Ramadanus di hadapan para peserta pelatihan.
Ia juga memberikan motivasi agar para peserta tidak sekadar hadir secara seremonial. Ramadanus meminta agar setiap materi yang disampaikan oleh instruktur diserap dengan serius. Penguasaan teknik yang mumpuni akan menjadi pembeda kualitas layanan yang nantinya mereka tawarkan kepada calon pelanggan di masa depan.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menegaskan bahwa program ini merupakan bagian integral dari strategi jangka panjang daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dengan memiliki bekal keterampilan yang relevan dengan dinamika pasar saat ini, generasi muda diharapkan mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan ekonomi.
Ramadanus mengingatkan agar ilmu yang telah diperoleh selama pelatihan tidak berhenti pada tataran teori saja. Pemerintah daerah mendorong para peserta untuk segera mempraktikkan ilmu tersebut dan mulai merintis usaha secara bertahap agar menjadi produktif dan berkelanjutan.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menargetkan lahirnya lebih banyak pelaku usaha muda baru di sektor kreatif. Kehadiran para wirausaha muda ini diharapkan tidak hanya membawa kemandirian ekonomi bagi diri mereka sendiri, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah secara makro serta membantu pemerintah dalam menekan angka pengangguran di tingkat kabupaten.