Pemkab Bengkulu Tengah Dorong Swasembada Pangan Lewat Gerakan Tanam Padi Srikuncoro

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 01 Mei 2026 | 02:25:04 WIB
Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Tengah memimpin penanaman padi perdana di Desa Srikuncoro.

BENGKULU TENGAH - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas pangan melalui pelaksanaan Gerakan Tanam Bersama (GERAM). Kegiatan yang dipusatkan di hamparan persawahan Desa Srikuncoro pada Kamis (30/04/2026) ini menjadi tonggak penting dalam upaya daerah mengejar target swasembada pangan nasional.

Hadir mewakili Pemerintah Daerah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Tengah memimpin langsung jalannya penanaman perdana tersebut. Agenda ini juga dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan strategis, mulai dari perwakilan Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Provinsi Bengkulu, Ketua Kelompok Substansi Pengelolaan Penyuluhan Provinsi Bengkulu, hingga unsur TNI dan Polri melalui perwakilan Danramil serta Kapolsek Pondok Kelapa.

Optimalisasi Produksi Padi Melalui Program GERAM

Gerakan Tanam Bersama atau yang akrab disebut "GERAM" bukan sekadar seremonial belaka. Program ini dirancang sebagai stimulan bagi para petani di Kabupaten Bengkulu Tengah untuk meningkatkan intensitas dan kualitas produksi padi. Pemerintah daerah memandang bahwa optimalisasi lahan di tingkat desa, seperti di Srikuncoro, merupakan kunci utama dalam mewujudkan kedaulatan pangan yang berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, program ini mengintegrasikan pola tanam serentak guna meminimalisir risiko serangan hama dan memastikan ketersediaan air irigasi yang merata. Keterlibatan BRMP Provinsi Bengkulu dalam kegiatan ini juga menandakan adanya upaya transformasi pertanian tradisional menuju pola yang lebih modern dan terukur, sesuai dengan standar teknis budidaya padi terkini.

Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak angka produktivitas gabah di Bengkulu Tengah secara signifikan. Dengan luasan lahan yang tersedia, Desa Srikuncoro diproyeksikan menjadi salah satu lumbung pangan penyangga bagi kebutuhan masyarakat di kecamatan sekitar maupun kabupaten secara luas.

Peran Vital Penyuluh Pertanian di Lapangan

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Tengah dalam sambutannya memberikan penekanan khusus terhadap peran para penyuluh pertanian lapangan (PPL). Menurutnya, penyuluh adalah ujung tombak yang menghubungkan kebijakan pemerintah dengan praktik nyata di tingkat petani. Tanpa pendampingan yang intensif, inovasi pertanian sulit untuk diimplementasikan secara maksimal.

“Kami mengajak seluruh penyuluh pertanian untuk aktif mendampingi para petani, sehingga tujuan nasional swasembada pangan berkelanjutan dapat tercapai,” ujar Kepala Dinas Pertanian di sela-sela kegiatan penanaman. Ia menegaskan bahwa kehadiran penyuluh di tengah petani harus mampu memberikan solusi atas kendala teknis yang dihadapi di lapangan, mulai dari pemilihan benih hingga penanganan pascapanen.

Penyuluh diminta untuk tidak hanya memberikan instruksi, tetapi juga menjadi mitra diskusi bagi kelompok tani. Dengan pendampingan yang konsisten, diharapkan para petani di Desa Srikuncoro dapat mengadopsi teknologi pertanian tepat guna yang mampu meningkatkan efisiensi biaya produksi sekaligus menaikkan hasil panen per hektare.

Sinergi Lintas Sektoral Perkuat Ketahanan Pangan

Keberhasilan swasembada pangan di Bengkulu Tengah diyakini tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Kepala Dinas Pertanian menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, tenaga penyuluh, dan para petani menjadi kunci utama yang akan menentukan keberhasilan program pembangunan pertanian di wilayah tersebut.

“Kolaborasi yang baik antara semua pihak akan memperkuat ketahanan pangan daerah, khususnya di Kabupaten Bengkulu Tengah,” tambahnya. Dukungan dari unsur kepolisian dan TNI melalui Polsek dan Koramil setempat juga dinilai penting dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mengawal distribusi sarana produksi pertanian agar tepat sasaran kepada para petani yang membutuhkan.

Melalui gerakan tanam padi serentak ini, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah optimistis bahwa tantangan pangan ke depan dapat dihadapi dengan lebih baik. Program GERAM di Desa Srikuncoro ini diharapkan menjadi pemantik bagi desa-desa lain di Bengkulu Tengah untuk melakukan langkah serupa, demi terciptanya kemandirian pangan yang kokoh di tingkat daerah hingga nasional.

Reporter: Redaksi
Back to top