Taat Bayar Pajak Kendaraan, Pemprov Bengkulu Janjikan Reward Menarik
Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu kembali menyiapkan program insentif bagi masyarakat yang patuh membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, mengatakan pemberian insentif akan dilaksanakan setelah dikoordinasikan dengan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan. Program tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah kepada masyarakat yang konsisten memenuhi kewajiban perpajakan.
“Tahun ini reward bagi masyarakat Bengkulu yang taat pajak akan kembali diberikan. Tentunya akan kita koordinasikan terlebih dahulu dengan Pak Gubernur,” ujar Mian di Bengkulu, Kamis (22/1/2026).
Menurut Mian, bentuk insentif yang disiapkan cukup beragam, mulai dari hadiah umrah hingga bentuk penghargaan lainnya. Skema insentif akan disesuaikan dengan capaian PAD Provinsi Bengkulu dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor.
“Jika PAD meningkat, tentu ada reward. Bentuknya bisa bermacam-macam, termasuk ibadah umrah atau hadiah lain,” jelasnya.
Ia menambahkan, pada tahun 2025 lalu Pemprov Bengkulu juga telah memberikan insentif serupa kepada wajib pajak yang patuh. Program tersebut dinilai efektif sebagai langkah membangun kesadaran sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Selain pemberian insentif, Pemprov Bengkulu bersama Polda Bengkulu terus melakukan pembenahan pelayanan di kantor Samsat. Pelayanan publik diarahkan agar lebih humanis, nyaman, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kenyamanan layanan menjadi kunci. Jika masyarakat merasa dilayani dengan baik, mereka akan lebih patuh dan tidak ragu untuk membayar pajak tepat waktu,” ujarnya.
Mian menegaskan, Samsat merupakan salah satu penyumbang utama PAD Provinsi Bengkulu. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan menjadi prioritas agar penerimaan daerah terus optimal.
“Hari ini saya bersama Dirlantas Polda Bengkulu meninjau langsung Kantor Samsat. Kami ingin melihat langsung pelayanan yang diberikan dan mendengar masukan masyarakat untuk perbaikan ke depan,” pungkasnya.