Pencarian

NASA Rilis Cetak Biru Base di Kutub Selatan Bulan, Fase Awal Dimulai 2026 dengan 25 Misi Robotik

Rabu, 27 Mei 2026 • 16:40:01 WIB
NASA Rilis Cetak Biru Base di Kutub Selatan Bulan, Fase Awal Dimulai 2026 dengan 25 Misi Robotik
NASA memulai fase awal pembangunan base di kutub selatan Bulan dengan 25 misi robotik mulai 2026.

BENGKULU — Badan antariksa Amerika Serikat itu menggeser prioritas dari program Gateway — stasiun orbit Bulan yang sempat dirancang mirip ISS — menjadi pembangunan langsung di permukaan. Keputusan ini diambil awal 2026 setelah NASA menilai strategi lama terlalu mahal dan lambat. Hasilnya, jadwal program Artemis pun dipercepat.

25 Misi Robotic dalam Tiga Tahun untuk Uji Teknologi

Fase pertama berlangsung 2026 hingga 2029 dan sepenuhnya robotik. NASA akan mengirimkan rover, drone, reaktor permukaan, satelit generasi baru, serta berbagai muatan ilmiah untuk menguji kondisi ekstrem Bulan. Semua ini tanpa awak manusia.

Salah satu misi kunci adalah uji terbang modul Blue Moon Mark 1 Endurance buatan Blue Origin, dijadwalkan pada akhir 2026. Modul ini akan mengevaluasi pendaratan terkendali dan sistem navigasi. Jika sukses, versi berawak — Blue Moon Mark 2 — ditargetkan terbang pada 2028.

Dua Misi Mark II dan III Jadi Fondasi Awal

Dua misi lain dalam paket awal 2026 adalah Moon Base II dan III. Misi kedua akan mengirimkan rover dan muatan untuk menguji operasi kendaraan kompleks. Misi ketiga membawa instrumen sains untuk mempelajari perilaku material dan sistem di bawah tekanan lingkungan Bulan yang ekstrem.

2029: Semi-Permanen, 60 Ton Kargo Dikirim dalam 24 Misi

Fase kedua dimulai 2029, menandai perakitan infrastruktur semi-permanen dan hunian pertama. NASA berencana memasang sistem energi canggih — termasuk reaktor permukaan — modul habitat awal, dan jaringan komunikasi yang lebih tangguh. Sebanyak 60 ton kargo akan dikirim dalam 24 misi selama periode ini.

Fase Ketiga: Pusat Penelitian dengan Rotasi Kru Tetap

Fase ketiga adalah skala penuh. Infrastruktur yang sudah ada akan diperkuat dan diperluas menjadi pusat penelitian dengan pergantian personel secara berkala. NASA membayangkan base di kutub selatan Bulan memiliki modul hunian, sistem listrik andal, jaringan logistik untuk kargo dan kru, serta pengiriman sekitar 38 ton kargo per tahun untuk perawatan dan ekspansi.

"Setiap Misi Adalah Pelajaran" — Jared Isaacman

“Setiap misi, berawak maupun tidak, akan menjadi kesempatan belajar saat kita kembali ke permukaan Bulan, membangun infrastruktur untuk tinggal, dan menguasai keterampilan yang diperlukan untuk hidup dan beroperasi di salah satu lingkungan paling menuntut dan berbahaya yang bisa dibayangkan,” ujar administrator NASA Jared Isaacman dalam pernyataan resmi. “Kita pergi untuk sains, untuk keuntungan ekonomi dan teknologi, untuk inovasi yang akan membuat kehidupan lebih baik di Bumi, dan untuk mempersiapkan langkah berikutnya yang tak terelakkan.”

  • Fakta Singkat Base Bulan NASA:
  • 25 misi dan 21 pendaratan di permukaan dalam fase pertama (2026-2029)
  • 60 ton kargo dikirim dalam fase kedua (2029 ke atas)
  • 38 ton kargo per tahun untuk perawatan di fase ketiga
  • Blue Moon Mark 1 Endurance diuji coba tanpa awak pada akhir 2026
  • Gateway orbital ditinggalkan demi fokus ke permukaan Bulan

Artikel ini pertama kali tayang di WIRED en Español dan telah disindikasikan dari bahasa Spanyol.

Bagikan
Sumber: wired.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks