BENGKULU — Laga pekan ke-37 Premier League ini menjadi penentu krusial dalam perburuan gelar. The Citizens saat ini tertinggal dua poin dari Arsenal di puncak klasemen. Jika Arsenal mengalahkan Burnley pada Selasa (19/5/2026), selisih menjadi lima poin — artinya hasil imbang atau kekalahan di South Coast akan mengakhiri perlawanan City musim ini.
Bournemouth: Dari 6 Imbang Beruntun ke 4 Kemenangan dalam 5 Laga
Bournemouth bukan tim yang sama seperti saat dikalahkan City di Etihad awal musim. Andoni Iraola berhasil membalikkan tren setelah enam hasil imbang dari tujuh pertandingan antara Februari hingga Maret. Kini The Cherries memenangkan empat dari lima laga terakhir.
Gol indah Rayan menjadi pembeda saat menaklukkan Fulham 1-0 akhir pekan lalu. Bournemouth kini duduk di posisi keenam dengan 55 poin, hanya terpaut empat angka dari Liverpool di posisi kelima dengan tabungan satu laga lebih banyak.
Catatan Vitality Stadium: Hanya Arsenal dan Everton yang Berhasil Curi Poin Penuh
Hanya Manchester City yang mencatat lebih sedikit kekalahan tandang musim ini (satu) dibanding Bournemouth di kandang (dua). Arsenal dan Everton menjadi satu-satunya tim yang meraih poin maksimal di Vitality Stadium musim 2025/26. Musim lalu, Iraola juga sukses membekuk City 2-1 di stadion yang sama — satu-satunya kemenangan Bournemouth dari 17 pertemuan melawan tim tandang Premier League.
Skenario Klasemen: Arsenal vs Burnley Jadi Penentu Nasib City
Pertandingan Arsenal melawan Burnley pada Selasa malam akan menentukan seberapa besar tekanan yang dihadapi Guardiola. Jika The Gunners menang, City wajib mengamankan tiga poin untuk membawa persaingan gelar ke laga terakhir akhir pekan nanti. Jika Arsenal terpeleset, pintu juara kembali terbuka lebar.
Pep Guardiola dipastikan akan menurunkan skuad terbaiknya. Namun rekor 16 laga tak terkalahkan Bournemouth bukanlah angka yang bisa diabaikan — terutama di kandang sendiri yang hanya dua kali ditembus lawan musim ini.