BENGKULU SELATAN — Bupati Bengkulu Selatan H. Rifai Tajuddin menyaksikan langsung peluncuran kanal pembayaran baru tersebut usai rapat koordinasi inflasi dan digitalisasi daerah. Hadir dalam kegiatan itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Bengkulu, Pimpinan Cabang BRI Manna, Sekretaris Daerah, Asisten II, para kepala OPD, camat, dan kepala desa.
Penambahan kanal pembayaran pada aplikasi SIPACAK memungkinkan masyarakat membayar pajak daerah lebih cepat, aman, dan transparan. Warga tidak lagi perlu antre di kantor pelayanan hanya untuk menyetor kewajiban pajak.
Rifai menyebut inovasi ini sebagai langkah nyata peningkatan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, pembayaran pajak kini bisa dilakukan dari mana saja.
"Kita ingin masyarakat tidak lagi repot harus datang ke kantor hanya untuk bayar pajak. Sekarang bisa bayar dari mana saja, lebih cepat, aman, dan transparan. Ini bentuk pelayanan modern yang kita hadirkan," kata Rifai.
HLM TPID dan TP2DD digelar untuk memperkuat koordinasi lintas pihak dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Pengendalian inflasi dan ketersediaan kebutuhan pokok menjadi dua isu utama yang dibahas.
Rifai menegaskan pengendalian inflasi bukan tugas pemerintah daerah semata. Dunia usaha, instansi vertikal, dan masyarakat diminta ikut bergerak menjaga harga tetap stabil.
"Pengendalian inflasi ini bukan hanya tugas pemerintah daerah saja, tapi tanggung jawab kita bersama. Kita harus bergerak bersama, menjaga harga tetap stabil dan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia," ujarnya.
Ia menekankan perlunya langkah konkret dari seluruh pemangku kepentingan agar kebutuhan pokok di Kabupaten Bengkulu Selatan tetap tersedia dengan harga terkendali.
Bupati meminta setiap organisasi perangkat daerah memanfaatkan teknologi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan. Digitalisasi dinilainya bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan pelayanan sehari-hari.
"Digitalisasi bukan sekadar tren, tapi kebutuhan. Semua OPD harus beradaptasi dan memanfaatkan teknologi untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat," tegas Rifai.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemkab Bengkulu Selatan menyatakan komitmen memperkuat sinergi pengendalian inflasi daerah sekaligus mempercepat transformasi digital pada pengelolaan keuangan dan pendapatan daerah. Peluncuran kanal pembayaran SIPACAK ditutup sebagai penanda layanan pajak daerah yang lebih mudah diakses warga.