BENGKULU — Timnas Indonesia tergabung di Grup F Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Thailand, dengan laga perdana melawan Jepang pada 11 Januari 2027. Tiga pertandingan fase grup akan menentukan langkah Skuad Garuda menembus babak gugur.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menilai seluruh persiapan menuju Piala Asia 2027 harus dilakukan dengan perencanaan matang. Menurutnya, proses pembangunan Timnas Indonesia tidak bisa dilakukan secara instan.
Jepang merupakan tim juara Piala Asia sebanyak empat kali, dengan gelar terakhir diraih pada 2011. Kaoru Mitoma dan rekan-rekan dipastikan berambisi mengakhiri puasa gelar pada edisi mendatang.
Qatar berstatus juara bertahan setelah menjuarai dua edisi terakhir, yakni 2019 dan 2023. Mereka mengalahkan Jepang di final 2019 dan menundukkan Yordania pada edisi 2023.
Thailand melengkapi persaingan grup sebagai salah satu lawan terberat Skuad Garuda di Asia Tenggara. Duel melawan Thailand kerap berjalan ketat, baik di level senior maupun turnamen regional.
Tiga laga fase grup sudah terjadwal dengan jeda sekitar empat hingga lima hari antar pertandingan. Berikut rinciannya:
Menghadapi Jepang di laga pembuka menjadi ujian berat bagi Timnas Indonesia. Hasil positif pada pertandingan pertama akan memberi modal berharga sebelum melawan Qatar, sang juara bertahan, lima hari berselang.
Laga pamungkas kontra Thailand berpotensi menjadi penentu kelolosan ke fase gugur. Format fase grup Piala Asia umumnya memungkinkan tim peringkat ketiga terbaik ikut lolos, sehingga perolehan poin di tiga pertandingan menjadi krusial.
Herdman menegaskan persiapan matang menjadi kunci menghadapi tiga lawan dengan karakter permainan berbeda. Proses pembangunan tim, menurutnya, membutuhkan waktu dan tidak bisa dipaksakan dalam waktu singkat.