BMKG Prakirakan Hujan Petir di 9 Kabupaten/Kota Bengkulu pada 30 Oktober 2026

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:31:31 WIB
BMKG memprakirakan hujan petir di sembilan kabupaten/kota Provinsi Bengkulu pada Jumat, 30 Oktober 2026.

BENGKULU — Prakiraan cuaca BMKG untuk wilayah Provinsi Bengkulu dan sekitarnya pada Jumat, 30 Oktober 2026 mencatat hujan petir di sembilan daerah. Suhu udara di wilayah-wilayah tersebut berkisar 18 hingga 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 99 persen.

Rejang Lebong menjadi daerah dengan suhu terendah, yakni 19-25 derajat Celsius, disusul Lebong pada 18-25 derajat Celsius. Kedua wilayah dataran tinggi itu juga mencatat kelembapan tertinggi hingga 99 persen.

Daftar 9 Daerah yang Berpotensi Hujan Petir

Berikut rincian prakiraan cuaca, kisaran suhu, dan kelembapan udara untuk 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu:

  • Rejang Lebong: hujan petir, suhu 19-25 derajat Celsius, kelembapan 82-99 persen
  • Bengkulu Utara: hujan petir, suhu 24-28 derajat Celsius, kelembapan 80-99 persen
  • Kaur: hujan petir, suhu 21-27 derajat Celsius, kelembapan 78-99 persen
  • Seluma: hujan petir, suhu 22-27 derajat Celsius, kelembapan 80-98 persen
  • Mukomuko: hujan petir, suhu 22-29 derajat Celsius, kelembapan 76-99 persen
  • Lebong: hujan petir, suhu 18-25 derajat Celsius, kelembapan 77-99 persen
  • Kepahiang: hujan petir, suhu 20-26 derajat Celsius, kelembapan 75-99 persen
  • Bengkulu Tengah: hujan petir, suhu 23-30 derajat Celsius, kelembapan 69-98 persen

Kota Bengkulu dan Bengkulu Selatan Hujan Ringan

Dua wilayah lain hanya diprakirakan hujan ringan. Kota Bengkulu bersuhu 24-30 derajat Celsius dengan kelembapan 68-09 persen, sedangkan Bengkulu Selatan bersuhu 23-29 derajat Celsius dengan kelembapan 74-98 persen.

BMKG mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan tetap waspada terhadap perubahan cuaca. Jarak pandang terbatas berpotensi terjadi di beberapa wilayah dataran tinggi.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top