BENGKULU — Capaian akreditasi institusi Unggul yang sudah diraih UIN FAS Bengkulu belum cukup. Khairudin meminta setiap unit di lingkungan kampus menaikkan mutu akademik dan pelayanan pendidikan agar separuh program studi menyandang predikat yang sama.
Festival Bulan Bahasa ke-IX digelar setelah sempat vakum. Ajang tahunan ini menjadi ruang bagi pelajar mengasah kemampuan berbahasa, kreativitas, dan kepercayaan diri lewat sejumlah perlombaan edukatif.
Hadir dalam pembukaan Wakil Rektor II Dr. Japarudin, Kepala UPT Bahasa Dr. Dedi Efrizal, Kepala UPT Perpustakaan, Direktur Pascasarjana, serta pimpinan unit lain di lingkungan kampus.
Khairudin menyebut status Unggul pada level institusi harus tercermin di tingkat program studi. Setiap unit diminta memperbaiki kualitas akademik dan layanan agar target 50 persen prodi berpredikat Unggul bisa direalisasikan.
Rektor menyambut positif kembalinya festival setelah jeda. Ia berharap kegiatan itu berlanjut dan berkembang menjadi sarana peningkatan kualitas akademik bagi mahasiswa, pelajar, maupun masyarakat luas.
Kepala UPT Bahasa UIN FAS Bengkulu Dr. Dedi Efrizal mengatakan jangkauan festival akan diperluas pada 2027. Pelajar tingkat SMP dan SMA dari seluruh Provinsi Bengkulu akan diundang mengikuti perlombaan.
"Tahun depan, kami akan mengundang seluruh siswa SMP dan SMA untuk mengikuti perlombaan dalam rangka Bulan Bahasa," ujarnya.
Selain festival, UPT Bahasa merencanakan kursus bahasa Inggris dan bahasa Arab untuk anak-anak hingga orang dewasa. Program itu diarahkan membantu masyarakat meningkatkan keterampilan bahasa untuk menunjang pendidikan dan menghadapi persaingan global.
Layanan pengujian kemampuan bahasa Inggris juga tengah disiapkan. UPT Bahasa sedang bernegosiasi untuk menyelenggarakan tes Institutional Testing Program (ITP) pada 2027.
Langkah tersebut memperkuat posisi UPT Bahasa sebagai penyedia layanan bahasa di kampus. Selama ini pengujian kemampuan bahasa Inggris menjadi kebutuhan mahasiswa untuk kelulusan dan syarat lanjut studi.
Melalui rangkaian kegiatan itu, UIN FAS Bengkulu berharap budaya berbahasa semakin berkembang. Festival juga diharapkan mempererat kolaborasi perguruan tinggi dengan sekolah-sekolah di Provinsi Bengkulu.