LEBONG — Kedatangan warga Desa Lemeu ke Kantor Dinas PMD Kabupaten Lebong dipicu perbedaan mekanisme asesmen bakal calon kepala desa. Desa Semelako I, yang berada di kecamatan sama, lebih dulu menjalani asesmen dengan tujuh bakal calon. Warga Lemeu menilai perlakuan itu seharusnya berlaku juga untuk desa mereka.
Rombongan yang tiba sore itu merupakan pendukung salah satu bakal calon kepala desa, Marno Siswanto. Perwakilan warga menyampaikan permintaan agar mekanisme asesmen di Desa Semelako I dipertimbangkan untuk diterapkan di Desa Lemeu.
Kepala Dinas PMD Kabupaten Lebong Herru Dana Putra, S.T., M.Ak., bersama staf menerima warga dan memberikan penjelasan atas aspirasi yang disampaikan. Pemerintah Kabupaten Lebong melalui Dinas PMD menyatakan akan melakukan komunikasi dan koordinasi lanjutan.
Tujuannya agar setiap persoalan dipahami dengan baik dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku. Hingga kegiatan berakhir, belum ada keputusan resmi soal permintaan asesmen untuk Desa Lemeu.
Pengamanan dilakukan Kepolisian melalui Kapolsek Lebong Tengah IPDA Andi Sujarmoko, S.H., bersama personel Polsek Lebong Tengah dan Sat Intelkam Polres Lebong. Pemantauan itu untuk memastikan penyampaian aspirasi berlangsung aman dan tertib.
Kepolisian mengimbau masyarakat tetap tenang, menjaga kondusivitas, dan tidak mudah terprovokasi. Setiap aspirasi terkait Pilkades diharapkan disampaikan melalui jalur komunikasi yang baik dengan tetap menghormati proses dan mekanisme yang berlaku.
Pilkades merupakan bagian dari proses demokrasi di tingkat desa. Seluruh elemen masyarakat diminta menyikapi perbedaan pandangan secara bijaksana, menjaga persatuan, serta menghindari tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif hingga kegiatan selesai. Pemerintah daerah bersama pihak terkait diharapkan terus menjaga komunikasi agar seluruh tahapan Pilkades Serentak di Kabupaten Lebong berjalan tertib, lancar, dan damai.