BENGKULU — Kualifikasi Piala Afrika 2027 resmi bergulir dengan 48 tim memperebutkan tiket ke putaran final di Kenya, Tanzania, dan Uganda. Dua nama besar mencuri perhatian di bangku cadangan: Herve Renard kembali menangani Pantai Gading dan Patrick Vieira debut sebagai pelatih Senegal.
Renard, satu-satunya pelatih yang mampu meraih gelar Piala Afrika bersama dua negara berbeda, kembali ke Pantai Gading setelah 11 tahun sejak membawa Gajah-gajah juara. Laga perdananya langsung berat: menjamu Ghana di putaran pertama, pertandingan paling dinanti di matchday pembuka.
Di kursi pelatih Ghana, Carlos Queiroz kembali memimpin setelah mengantar Black Stars ke 32 besar Piala Dunia. Namun skuadnya tidak lengkap — Mohammed Kudus dari Tottenham termasuk sejumlah pemain yang menarik diri.
Vieira, juara Piala Dunia 1998 bersama Prancis, menangani Senegal, negara kelahirannya. Mantan gelandang Arsenal itu menyebut peran ini sebagai "mimpi yang jadi kenyataan". Debutnya tidak berlangsung di kandang — Senegal memulai dengan dua laga tandang melawan Mozambik dan Ethiopia karena Dakar bersiap menjadi tuan rumah Olimpiade Remaja 2026.
Cape Verde kehilangan pelatih lama Bubista yang mengundurkan diri setelah membawa debutan itu nyaris menumbangkan Argentina di Piala Dunia 2026. Asistennya, Humberto Bettencourt, naik jabatan dan memulai dengan lawatan ke Mali sebelum menjamu Rwanda.
Aljazair, Tunisia, dan Afrika Selatan juga berganti nahkoda. Tunisia menunjuk Moin Chaaban untuk bangkit dari kampanye Piala Dunia yang buruk. Afrika Selatan memanggil kembali Pitso Mosimane setelah 14 tahun, sementara Brahim Hemdani mengambil alih Aljazair pasca kepergian Vladimir Petkovic.
Claude Le Roy kembali di usia 78 tahun untuk periode keduanya bersama Kongo-Brazzaville. Ia mengejar penampilan ke-10 di putaran final sebagai pelatih, sebuah rekor. Burkina Faso mempercayakan kursi pelatih kepada Amir Abdou, eks pelatih Komoro.
Sejumlah bintang memutuskan gantung sepatu dari tim nasional. Senegal kehilangan kiper utama Edouard Mendy, yang membantu Teranga Lions juara pada 2021 dan 2025 — meski gelar terakhir masih disengketakan di Pengadilan Arbitrase Olahraga.
Riyad Mahrez, kapten Aljazair saat juara 2019, mengakhiri karier internasionalnya. Pantai Gading harus beradaptasi tanpa Seko Fofana dan Jean-Michael Seri di lini tengah. Tunisia juga kehilangan Ellyes Skhiri.
Pierre-Emerick Aubameyang mundur dari timnas Gabon. Penyerang 37 tahun itu mengaku merasa "dihina" atas perlakuan yang diterimanya setelah kegagalan di turnamen sebelumnya. Sanksi terhadapnya sudah dicabut, tetapi Aubameyang tetap menolak bergabung meski musimnya bersama Deportivo La Coruna berjalan baik.
Eritrea kembali ke babak grup kualifikasi Piala Afrika untuk pertama kalinya sejak persiapan edisi 2008. Mereka melaju setelah mengalahkan Eswatini 4-1 secara agregat di babak pendahuluan pada Maret. Chad, Djibouti, Mauritius, dan Sao Tome and Principe melengkapi daftar peserta.
Dua putaran kualifikasi digelar di jendela internasional kali ini, disusul dua laga pada November. Grup akan tuntas dengan dua pertandingan terakhir pada Maret. Dua tim teratas dari sembilan grup lolos ke putaran final 24 tim, sementara tiga grup lainnya hanya menyediakan satu tiket karena Kenya, Tanzania, dan Uganda sudah lolos otomatis sebagai tuan rumah.