MUKOMUKO — Pemerintah Kabupaten Mukomuko menutup rangkaian Gebyar Semarak Merah Putih yang berlangsung 10 hari di Lapangan MTQ Kompleks Perkantoran Pemkab Mukomuko. Penutupan dilakukan Asisten II Setdakab Mukomuko, Ramdhani, mewakili Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, pada Sabtu (19/9/2026).
Hadir dalam penutupan tersebut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu, Desman Siboro, yang mewakili Gubernur Bengkulu. Kehadiran pejabat provinsi menandai kegiatan ini sebagai bagian dari agenda tingkat provinsi yang digelar di daerah.
Ramdhani menyebut berbagai program dalam Gebyar Semarak Merah Putih memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Layanan itu mencakup pasar murah, penguatan dan bazar UMKM, layanan kesehatan, job fair, hingga pelayanan publik.
"Selama pelaksanaannya, Gebyar Semarak Merah Putih menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, mulai dari pasar murah, penguatan dan bazar UMKM, layanan kesehatan, job fair, hingga pelayanan publik," ujar Ramdhani saat penutupan kegiatan.
Deretan layanan tersebut menyentuh kebutuhan harian warga Mukomuko. Pasar murah menekan harga bahan pokok, bazar UMKM membuka ruang jual bagi pelaku usaha kecil, sementara job fair mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan.
Menurut Ramdhani, rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan program yang tidak hanya bersifat seremonial. Pemerintah daerah menekankan aspek manfaat nyata bagi masyarakat sebagai tolok ukur keberhasilan kegiatan.
"Kehadiran berbagai layanan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," pungkasnya.
Penutupan di Lapangan MTQ menandai berakhirnya seluruh rangkaian Gebyar Semarak Merah Putih di Mukomuko. Kegiatan serupa menjadi bagian dari agenda Provinsi Bengkulu yang menyentuh langsung layanan publik di tingkat kabupaten.