BENGKULU — Sebanyak 150 peserta yang terdiri dari balita, orang tua, ibu hamil, hingga lansia mengikuti kegiatan edukasi keluarga balita di Alfamidi Asahan, Kabupaten Simalungun. Lewat pemeriksaan kesehatan dan pemaparan dari tenaga gizi puskesmas, para orang tua diajak lebih jeli memantau tumbuh kembang anak sesuai tahapan usianya.
PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility bertajuk Edukasi Keluarga Balita dengan tema "Kenali Tanda Anak Tumbuh Kembang Optimal". Acara berlangsung di Alfamidi Asahan Simalungun, Kabupaten Simalungun, pada 17 September 2026.
Kegiatan ini digelar bersama posyandu setempat. Selain edukasi, peserta mendapat layanan kesehatan langsung, mulai dari pengukuran berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala balita, pemberian vitamin, hingga imunisasi.
Balita bukan satu-satunya kelompok yang dilayani. Ibu hamil dan lansia yang hadir juga mendapat kesempatan menjalani pemeriksaan kesehatan.
Kepala Cabang Alfamidi Medan, Robert Hary Andika, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap kesehatan masyarakat, khususnya keluarga dengan balita.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat, tidak hanya melalui pemeriksaan kesehatan, tetapi juga melalui edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya memantau tumbuh kembang anak. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu orang tua lebih memahami kebutuhan anak sejak dini," ujar Robert.
Materi edukasi disampaikan Rice Erida Tampubolon, AMG, tenaga Pengelola Gizi Puskesmas Rambung Merah. Ia menekankan pentingnya pemantauan rutin agar orang tua tahu apakah perkembangan anak sesuai usianya.
"Tumbuh kembang anak perlu dipantau secara rutin agar orang tua dapat mengetahui perkembangan anak sesuai dengan usianya. Dengan pemantauan sejak dini, orang tua dapat lebih memahami kebutuhan anak dan mengetahui apabila terdapat hal-hal yang perlu mendapat perhatian," jelas Rice.
Pemantauan berkala membantu orang tua menangkap tanda-tanda yang butuh perhatian lebih cepat. Berat badan yang tidak naik, lingkar kepala yang stagnan, atau keterlambatan motorik bisa segera dikonsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum jadi masalah lebih besar.
Sondang, salah satu peserta, menilai kegiatan ini memberi pengalaman berbeda dibanding posyandu yang biasa ia ikuti.
"Kegiatannya menyenangkan dan berbeda dari posyandu sebelumnya. Selain anak bisa diperiksa dan mendapatkan vitamin serta imunisasi, kami sebagai orang tua juga mendapatkan edukasi dan informasi yang bermanfaat. Suasananya juga lebih menyenangkan," ungkap Sondang.
Kegiatan Edukasi Keluarga Balita menjadi bagian dari komitmen Alfamidi menghadirkan manfaat lewat program CSR yang berfokus pada kesehatan dan kesejahteraan keluarga.