Pertamina dan Pemprov Bengkulu Pastikan Antrean Panjang di SPBU Bukan karena Stok Menipis, Pertalite Aman 5 Hari

Penulis: Ricki Manurung  •  Jumat, 18 September 2026 | 07:31:31 WIB

BENGKULU — Antrean kendaraan yang mengular di hampir seluruh SPBU di Provinsi Bengkulu dalam beberapa hari terakhir dipastikan bukan akibat pasokan BBM subsidi yang tersendat. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu, Rico Yulyana, menyebut stok dalam kondisi aman dan distribusi berjalan lancar.

Menurut Rico, antrean yang terlihat lebih panjang dipicu lonjakan jumlah kendaraan yang melakukan pengisian secara bersamaan. Ia menilai ada kecenderungan perilaku pengguna yang bergerak menuju kepanikan.

"Stok kita aman, distribusi kita lancar, tapi kendaraan pengguna terlalu banyak. Ya, mungkin akan ada perilaku bukan panic buying, tapi menuju ke panik mungkin ya," ujar Rico saat melakukan sidak di beberapa SPBU di Provinsi Bengkulu pada Kamis 17 September 2026.

Jeda Waktu Operasional di Rantai Pasok Jadi Pemicu

Rico menjelaskan, kondisi tersebut lebih disebabkan adanya jeda waktu operasional dalam rantai pasok. Mulai dari kedatangan kapal, pembongkaran, hingga pengisian tangki dan penyaluran ke SPBU.

"Intinya itu bukan kosong. Sampainya pun sesuai dengan perkiraan dan jadwalnya. Tapi ada aktivitas, jadi intinya ada jeda waktu," tegas Rico.

Stok Pertalite 3.200 Kiloliter, Bio Solar 3.700 Kiloliter

Penjelasan serupa disampaikan Sales Area Manager PT Pertamina Patra Niaga Bengkulu, Farid Akbar. Ia memastikan ketersediaan BBM subsidi di Bengkulu masih mencukupi untuk beberapa hari ke depan dan akan terus ditambah.

Farid merinci, Pertamina saat ini memiliki stok Pertalite sekitar 3.200 kiloliter dengan daya tahan hingga 5 hari. Sementara stok Bio Solar mencapai 3.700 kiloliter yang diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan hingga 13 hari.

"Untuk Pertalite, kita sekitar 3.200, ketahanannya bisa mencapai 5 hari. Kalau untuk Bio Solar, stok sekitar 3.700, atau kalau diambil rata-rata per hari, sekitar 13 hari," ungkap Farid.

Kapal Pasokan Berikutnya Tiba dalam 2-3 Hari

Pasokan baru terus bergerak menuju Bengkulu. Kapal pengangkut Pertalite berikutnya diperkirakan tiba dalam dua hingga tiga hari ke depan, disusul pasokan Bio Solar secara berkelanjutan.

"Untuk saat ini Bengkulu alhamdulillah aman. Diharapkan kepada masyarakat tidak perlu panic buying. Kebutuhan BBM masyarakat Bengkulu akan bisa kita cover sampai berhari-hari ke depan," katanya.

Penyaluran Harian dari Terminal Pulau Baai

Dari Terminal Pulau Baai, penyaluran BBM juga terus dilakukan setiap hari. Rata-rata penyaluran Pertalite mencapai 600 kiloliter per hari, sedangkan Bio Solar sekitar 300 kiloliter per hari.

"Yang kita salurkan dari Terminal Pulau Baai itu 600 kiloliter per hari. Kalau untuk Bio Solar sekitar 300 kiloliter per hari. Kalau sudah dikalkulasi, ketahanan stok kita sebenarnya di atas 5 hari semua," tutup Farid.

Pemerintah provinsi dan Pertamina meminta warga Bengkulu tidak melakukan pembelian berlebihan. Pasokan yang bergerak rutin dari Terminal Pulau Baai dinilai cukup menutup kebutuhan harian selama beberapa hari ke depan.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: isbcenter.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top