22 Kampus Adu Gagasan Energi di Final Nasional PGTC 2026

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Kamis, 17 September 2026 | 12:35:31 WIB

BENGKULU — Sebanyak 16 tim Energy Debate Championship dan 10 finalis Energynovation Ideas Competition dari 22 kampus se-Indonesia bersaing di Final Nasional Pertamina Goes to Campus 2026 pada 22-23 September 2026. Kompetisi ini mempertemukan kampus-kampus besar seperti ITB, UI, dan UGM dengan wakil daerah dari Sumatera hingga Nusa Tenggara. Pertamina menyebut ajang ini sebagai wadah inkubasi kepemimpinan dan inovasi energi bagi mahasiswa.

Kedua kategori bergulir sejak babak penyisihan hingga Grand Final pada 23 September 2026. Rangkaian Final Nasional dan Awarding Night sekaligus menutup perjalanan PGTC 2026 yang telah bergulir sejak kick-off di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 21 Mei 2026.

Daftar Kampus yang Lolos ke Final Nasional

Keterlibatan kampus-kampus unggulan menciptakan ruang kolaborasi dan pembelajaran silang yang inklusif. Berikut persebaran peserta final:

  • ITB, UI, UGM, IPB, Unpad, Undip, UB, dan Binus
  • Universitas Mataram, Universitas Riau, Universitas Sriwijaya
  • Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Universitas Udayana
  • Universitas Pasundan, Universitas President, serta PKN STAN

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyatakan bahwa PGTC merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk membangun ekosistem pengembangan talenta muda yang memberikan kontribusi bagi masa depan energi Indonesia.

"Kami sangat mengapresiasi keberanian dan kualitas gagasan para mahasiswa. Lolosnya perwakilan dari kampus-kampus di Sumatera, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara membuktikan bahwa talenta muda Indonesia memiliki kapasitas unggul yang merata," ujar Baron.

Dua Kategori yang Dipertandingkan

Pada kategori EIC, 10 finalis mempresentasikan inovasi teknologi dan model bisnis energi untuk memperebutkan posisi Top 3. Sementara di kategori EDC, 16 tim bertarung ketat mulai dari babak penyisihan hingga Grand Final.

Baron menambahkan bahwa PGTC adalah wadah inkubasi kepemimpinan dan inovasi agar mahasiswa tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktor utama dalam menciptakan solusi energi yang berdampak bagi masyarakat.

"Semangat Kita Energi Muda menegaskan kepercayaan Pertamina bahwa generasi muda memiliki energi, kreativitas, dan empati sosial untuk menjawab isu-isu krusial masyarakat. Melalui PGTC, kami ingin menciptakan jejaring talenta yang siap berkontribusi langsung bagi ketahanan dan kemandirian energi nasional," tambah Baron.

Dorongan Integrasi Riset Akademis dan Industri

Bagi dunia pendidikan, persebaran peserta dari berbagai wilayah mempertegas pentingnya integrasi antara riset akademis dan kebutuhan industri. Inovasi yang ditawarkan peserta di bidang energi terbarukan dan keberlanjutan berpotensi melahirkan solusi berbasis potensi lokal.

Solusi tersebut diharapkan menjawab kebutuhan energi bersih di berbagai daerah. PGTC 2026 menegaskan komitmen berkelanjutan Pertamina untuk mengedukasi, menginspirasi, dan memberdayakan generasi muda agar menjadi bagian aktif dalam menciptakan gagasan dan inovasi yang berdampak bagi Indonesia.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top