Sejumlah jurnalis di Bengkulu menggelar shalat dan doa bersama di Masjid Baitul Izzah Kota Bengkulu, Rabu, untuk mendoakan lima rekan seprofesi yang hilang kontak saat hendak meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Doa bersama yang dipimpin Ketua MUI Provinsi Bengkulu Prof. KH. Zulkarnain Dali itu diikuti awak media, pemerintah daerah, dan warga sekitar. Kelima jurnalis tersebut hilang kontak sejak 7 September 2026 dan hingga kini masih dalam pencarian tim Basarnas bersama TNI.
BENGKULU — Jurnalis Bengkulu Network Iyud Dwi Mursito mengatakan doa bersama digelar usai shalat dzuhur sebagai bentuk solidaritas kepada lima rekan yang belum ditemukan. Ia berharap doa yang dipanjatkan bersama dapat dikabulkan.
"Semoga dengan diadakannya shalat dan doa bersama ini, doa kita dapat dikabulkan dan kelima teman jurnalis bisa segera ditemukan," kata Iyud di Bengkulu, Rabu.
Selain mendoakan, Iyud berpesan kepada para jurnalis agar tetap berhati-hati saat menjalankan tugas dan menjaga keselamatan selama peliputan di lapangan.
Kelima jurnalis yang dimaksud yakni M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto LKBN ANTARA Biro Banten; Arie Basuki, jurnalis foto Merdeka.com; Yudistiro Pranoto, jurnalis iNews; Firdaus Wajidi, jurnalis visual Anadolu Agency; dan Donal Husni, jurnalis lepas.
Mereka hilang kontak pada 7 September 2026 saat hendak meliput kejadian erupsi Gunung Anak Krakatau. Hingga kini, keberadaan kelima jurnalis beserta awak kapal yang bersama mereka masih belum diketahui.
Tim Basarnas bersama TNI dan pihak terkait masih terus melakukan pencarian di lokasi kejadian.
Kegiatan doa bersama dipimpin Ketua MUI Provinsi Bengkulu Prof. KH. Zulkarnain Dali. Ia menegaskan pentingnya terus mendoakan para jurnalis yang masih hilang, apa pun hasil akhirnya nanti.
"Bagaimana pun kita harus tetap mendoakan para jurnalis yang masih hilang dan semoga bisa cepat ditemukan apapun hasilnya dan bagaimana pun keadaannya," kata Zulkarnain.
Doa bersama di Masjid Baitul Izzah Kota Bengkulu diikuti sejumlah awak media, pemerintah daerah, serta masyarakat sekitar masjid.
Upaya pencarian terhadap kelima jurnalis dan awak kapal masih berlangsung. Basarnas bersama TNI dan pihak terkait dikerahkan untuk menyisir lokasi di sekitar perairan Anak Krakatau.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai hasil pencarian terbaru. Keluarga dan rekan seprofesi berharap kelima jurnalis dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.