Tiga Merek China Punya Pabrik Sendiri di RI, Sisanya Masih Impor Utuh

Penulis: Jonatan Nasution  •  Senin, 14 September 2026 | 17:33:01 WIB
Pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat, beroperasi sejak 2017 dan menjadi basis ekspor.

Wuling membuka jalan lebih dulu. Pabrik di Cikarang, Jawa Barat, yang dikelola PT SGMW Motor Indonesia mulai beroperasi pada 2017. Fasilitas itu tidak hanya memasok pasar domestik, tetapi juga dipakai sebagai basis ekspor ke sejumlah negara.

DFSK dan Seres Berbagi Satu Fasilitas di Cikande

Pada tahun yang sama, DFSK mengoperasikan pabrik di Cikande, Serang, Banten, melalui PT Sokonindo Automobile. Fasilitas ini menangani produksi dua merek sekaligus, DFSK dan Seres, karena keduanya berada dalam satu kelompok usaha.

Pabrik Sokonindo juga tercatat sebagai salah satu fasilitas produksi kendaraan listrik di Indonesia, seiring berkembangnya lini EV Seres. Skema berbagi fasilitas ini membuat dua merek bisa berproduksi tanpa harus membangun pabrik terpisah.

Pabrik BYD di Subang Serap 5.000 Tenaga Kerja

BYD menyusul sebagai merek China ketiga dengan fasilitas produksi mandiri. Pabrik di Subang, Jawa Barat, diresmikan pada 3 September 2026 dengan kapasitas hingga 150.000 unit per tahun.

Fasilitas tersebut disebut menyerap sekitar 5.000 tenaga kerja. Dengan beroperasinya pabrik ini, BYD melengkapi daftar tiga merek China yang punya basis produksi kendaraan di Indonesia setelah Wuling dan DFSK-Seres.

Mengapa Banyak Merek China Belum Bangun Pabrik

Jumlah pemain China di pasar otomotif Indonesia terus bertambah, tetapi kehadiran mereka belum seluruhnya diikuti pembangunan fasilitas produksi sendiri. Sebagian merek masih memenuhi kebutuhan pasar melalui impor kendaraan secara utuh.

Sebagian lainnya memilih skema produksi melalui kerja sama dengan perusahaan lokal. Pola ini memungkinkan merek masuk lebih cepat tanpa investasi pabrik, meski kapasitas dan fleksibilitas produksinya terbatas dibanding fasilitas mandiri.

Daftar Merek China dengan Pabrik di Indonesia

  • Wuling — Cikarang, Jawa Barat, beroperasi sejak 2017, dikelola PT SGMW Motor Indonesia, juga jadi basis ekspor
  • DFSK-Seres — Cikande, Serang, Banten, beroperasi sejak 2017, dikelola PT Sokonindo Automobile, memproduksi dua merek dalam satu fasilitas
  • BYD — Subang, Jawa Barat, diresmikan 3 September 2026, kapasitas 150.000 unit per tahun, menyerap sekitar 5.000 tenaga kerja

Selisih antara jumlah merek yang berjualan dan jumlah merek yang berproduksi di dalam negeri masih lebar. Hingga saat ini, Wuling, DFSK-Seres, dan BYD menjadi tiga merek China yang tercatat memiliki basis produksi kendaraan di Indonesia.

Reporter: Jonatan Nasution
Sumber: wartaekonomi.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top