IKASSAIBETIK Lampung-Bengkulu Resmi Miliki Ketua Umum Baru, Andrik Siap Perkuat Solidaritas Perantau di Bengkulu

Penulis: Monang Simanjuntak  •  Senin, 07 September 2026 | 10:46:31 WIB
Andrik resmi dilantik sebagai Ketua Umum IKASSAIBETIK Lampung-Bengkulu masa bakti 2026–2027 di Aula Kantor Merah Putih, Kota Bengkulu, Sabtu (5/9/2026).

BENGKULU — Ikatan Keluarga Mahasiswa Lampung-Bengkulu (IKASSAIBETIK) resmi memulai babak kepengurusan baru. Andrik dikukuhkan sebagai Ketua Umum untuk masa bakti 2026–2027 dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Kantor Merah Putih, Kota Bengkulu, Sabtu (5/9/2026). Pelantikan ini menjadi penanda penguatan organisasi bagi warga Lampung yang menempuh pendidikan dan berkarier di Provinsi Bengkulu.

Acara tersebut tidak hanya dihadiri jajaran pengurus dan anggota, tetapi juga Dewan Pembina, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kepemudaan dan organisasi daerah lainnya. Kehadiran para pembina, seperti General Manager RBTV Muhammad Tasron, Jacky Chandra J, Khaidir, dan Ronaldo, menunjukkan dukungan penuh dari tokoh-tokoh perantau yang telah lebih dahulu menetap di Bengkulu.

Menegaskan Komitmen untuk Organisasi yang Solid dan Terbuka

Dalam sambutan perdananya, Andrik menegaskan bahwa amanah yang diembannya merupakan tanggung jawab kolektif seluruh anggota. Ia berjanji untuk menggerakkan kepengurusan baru dengan fokus pada penguatan kebersamaan dan komunikasi internal.

“Amanah ini merupakan tanggung jawab bersama. Ke depan, kami akan memperkuat kebersamaan, komunikasi, dan sinergi seluruh anggota IKASSAIBETIK Lampung-Bengkulu agar organisasi semakin maju dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Andrik.

Menurutnya, IKASSAIBETIK tidak sekadar menjadi tempat silaturahmi bagi mahasiswa dan perantau asal Lampung di Bengkulu. Lebih dari itu, organisasi ini dirancang menjadi ruang strategis untuk membangun jaringan profesional, meningkatkan kepekaan sosial, dan melahirkan kegiatan yang berdampak nyata bagi warga sekitar.

Mengapa Organisasi Perantau Ini Penting bagi Mahasiswa di Bengkulu?

Bagi mahasiswa Lampung yang merantau ke Bengkulu, keberadaan wadah seperti IKASSAIBETIK berperan sebagai jaring pengaman sosial. Di perantauan, kebutuhan akan dukungan emosional dan finansial sering kali menjadi tantangan tersendiri. Organisasi ini hadir untuk menjembatani para perantau agar tidak merasa sendiri dan memiliki tempat untuk saling membantu.

Andrik menekankan bahwa tanpa kebersamaan, sebuah organisasi tidak akan mampu bertumbuh. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen untuk menjadikan IKASSAIBETIK sebagai rumah bersama yang hangat dan produktif.

“Tidak ada organisasi yang besar tanpa kebersamaan. Karena itu, mari kita jadikan IKASSAIBETIK sebagai rumah bersama, tempat kita mempererat persaudaraan dan memberikan kontribusi terbaik bagi Lampung dan Bengkulu,” katanya.

Harapan Dewan Pembina: Kolaborasi dan Konsistensi Program

Dukungan terhadap kepengurusan baru datang dari Dewan Pembina IKASSAIBETIK Lampung-Bengkulu, Dediyanto, S.Pt., M.AP. Ia berharap pengurus periode 2026–2027 mampu menerjemahkan visi organisasi ke dalam program kerja yang terukur dan berkelanjutan.

“Kami berharap kepengurusan baru dapat menjalankan program kerja secara konsisten dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak,” kata Dediyanto. Menurutnya, sinergi dengan pemerintah daerah, kampus, dan komunitas lain akan mempercepat realisasi manfaat organisasi bagi masyarakat luas.

Dengan struktur organisasi yang lengkap dan dukungan dari para senior yang telah sukses di perantauan, IKASSAIBETIK diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi pemberdayaan pemuda asal Lampung di Bengkulu. Fokus ke depan bukan hanya pada agenda internal, tetapi juga pada kontribusi nyata untuk kemajuan daerah tempat mereka berkiprah.

Reporter: Monang Simanjuntak
Sumber: bengkuluekspress.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top