BENGKULU — Tiga kandidat ketua Karang Taruna dari tiga kabupaten di Provinsi Bengkulu resmi dinyatakan lolos verifikasi panitia penyelenggara Temu Karya Serentak. Mereka akan bersaing dalam agenda pemilihan yang digelar di Kota Bengkulu, Sabtu (5/9/26).
Ketua Panitia Temu Karya Serentak, Iwan Sastrawijaya, menyebut pendaftaran kandidat dibuka sejak 2 September hingga 4 September 2026. Dari periode tersebut, hanya tiga nama yang mengembalikan formulir dan dinyatakan memenuhi syarat.
Kabupaten Seluma menjadi satu-satunya daerah dengan skenario kandidat tunggal. H Riskan, politisi Partai Golkar yang juga menjabat anggota DPRD Kabupaten Seluma, dipastikan melenggang tanpa pesaing.
Padahal, panitia mencatat ada satu nama yang sempat mengambil formulir pendaftaran namun tidak pernah mengembalikannya hingga batas akhir. Iwan menjelaskan bahwa Zetman, calon yang dimaksud, tidak menyerahkan berkas persyaratan sampai pendaftaran resmi ditutup.
"Ada satu kandidat yang mengambil formulir namun tidak mengembalikan berkas, yakni Zetman. Hingga tadi malam pukul 00.00 WIB, saudara Zetman belum mengembalikan formulir. Kemudian pendaftaran kandidat sudah dinyatakan tutup," jelas Iwan.
Sementara itu, Kabupaten Bengkulu Selatan akan diwakili Jemy Apriando yang berlatar belakang pengusaha. Adapun Kabupaten Kaur mengirimkan Aprizal, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang saat ini aktif sebagai anggota DPRD Kabupaten Kaur.
Panitia memastikan berkas pencalonan kedua kandidat tersebut telah lengkap dan memenuhi seluruh persyaratan administratif yang ditentukan.
Iwan berharap pelaksanaan Temu Karya serentak ini tidak berhenti pada pergantian kepemimpinan semata. Forum ini diharapkan melahirkan gagasan dan program kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Kami meyakini Temu Karya serentak ini akan menghasilkan program-program yang penting bagi Karang Taruna. Selanjutnya, ketua terpilih dapat bekerja dengan baik dan memberikan dampak bagi masyarakat," pungkasnya.