BENGKULU — Pembangunan gedung Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti) Polda Bengkulu resmi dimulai setelah Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid melakukan prosesi peletakan batu pertama, Selasa (2/9/2026) pukul 08.00 WIB. Proyek ini juga mencakup pembangunan ruang tahanan khusus perempuan dan anak di lingkungan Polda Bengkulu.
Prosesi yang digelar di Gedung Dittahti Polda Bengkulu itu dihadiri Wakapolda Bengkulu, sejumlah pejabat utama Polda Bengkulu, perwakilan Dinas PU Kota Bengkulu, serta pihak kontraktor pelaksana.
Keberadaan ruang tahanan terpisah bagi perempuan dan anak menjadi titik perhatian dalam pembangunan gedung ini. Kapolda Bengkulu menegaskan bahwa fasilitas tersebut merupakan wujud komitmen kepolisian dalam menjamin hak-hak tahanan yang tengah menjalani proses hukum.
Menurut Kapolda, pengelolaan tahanan tidak hanya soal menjaga keamanan, tetapi juga memastikan perlindungan dan pembinaan berjalan sesuai standar. “Sarana dan prasarana yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung profesionalitas pelaksanaan tugas. Gedung ini diharapkan dapat memperkuat fungsi pengelolaan tahanan sekaligus meningkatkan standar pelayanan, pengamanan dan pembinaan,” ujar Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid dalam sambutannya.
Irjen Yudhi juga meminta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan menjaga kualitas pekerjaan, akuntabilitas, dan ketepatan waktu. Ia ingin gedung segera difungsikan sehingga dapat memberikan dukungan nyata bagi tugas personel Polda Bengkulu.
“Mari kita jadikan momen ini sebagai bagian dari komitmen untuk terus membenahi organisasi, meningkatkan profesionalitas, serta memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” tambahnya.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan prosesi peletakan batu pertama oleh Kapolda Bengkulu dan diikuti Wakapolda Bengkulu. Kegiatan diawali dengan pembacaan Bismillahirrahmanirrahim sebagai penanda resmi dimulainya pembangunan, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh pejabat yang hadir.
Gedung Dittahti serta ruang tahanan wanita dan anak ini nantinya diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan, keamanan, serta pelayanan terhadap tahanan di lingkungan Polda Bengkulu.