BENGKULU — Lelang barang bekas milik pemerintah Amerika Serikat kerap memunculkan barang-barang tidak biasa, tapi temuan kali ini termasuk yang paling ekstrem. Sebuah lokomotif General Electric Genesis P32AC-DM bernomor unit 226 yang sebelumnya dioperasikan Metro-North Railroad untuk rute Grand Central Terminal—New Haven, Harlem, dan Hudson—kini ditawarkan ke publik melalui GovDeals.
Unit yang dilelang masih utuh dan disebut beroperasi normal. Yang menarik, lokomotif ini punya sistem ganda: bisa jalan pakai tenaga diesel sekaligus listrik dari rel ketiga (third rail). Jadi secara teknis, lokomotif ini tidak terbatas pada satu jenis jalur saja.
GovDeals memasang harga awal yang cukup menggiurkan untuk ukuran lokomotif. Dengan USD 75.000 atau sekitar Rp 1,2 miliar (kurs Rp 16.000), pembeli bisa membawa pulang mesin kereta seberat puluhan ton. Sebagai perbandingan, di kelas harga yang sama, konsumen otomotif biasanya melirik BMW 550e yang dibanderol USD 75.000 juga di pasar Amerika.
Bedanya, BMW 550e menawarkan kenyamanan kabin mewah dan teknologi hybrid. Lokomotif ini menawarkan tenaga 3.200 horsepower dan kehadiran yang mustahil diabaikan di jalan raya. Urusan infrastruktur rel yang belum tersedia di rumah calon pembeli? Itu urusan belakangan.
Dari sisi teknis, Genesis P32AC-DM adalah lokomotif andalan Metro-North. Unit 226 ini pernah melayani rute komuter padat di area New York dan Connecticut. Mesin dieselnya terawat standar operator kereta AS, dan sistem third rail-nya masih terpasang lengkap.
Konsekuensinya jelas: lokomotif butuh perawatan berat, suku cadang khusus, dan tempat parkir yang tidak masuk akal. Tapi untuk kolektor bermodal tebal, ini barang langka yang jarang muncul di pasar terbuka. Prediksi paling realistis, unit ini akan jatuh ke museum perkeretaapian atau dijadikan sumber suku cadang oleh operator lain yang masih memakai seri Genesis.
Bagi individu yang nekat membelinya, setidaknya ini jadi kendaraan paling menarik di antara koleksi komunitas otomotif mana pun. Tidak ada mobil sport yang bisa menandingi kehadiran lokomotif di garasi.
Lelang berlangsung di GovDeals dengan sistem penawaran terbuka. Siapa pun bisa ikut menawar, asalkan siap dengan biaya transportasi dan logistik yang jauh melebihi harga beli unitnya sendiri.