BENGKULU — Sebanyak 12 pihak menerima penghargaan Jamsostek Award 2026 Provinsi Bengkulu atas konsistensi mereka mendaftarkan pekerja ke program jaminan sosial ketenagakerjaan. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Balai Raya Semarak, Kamis (27/8).
Helmi menegaskan, perluasan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, dunia usaha, hingga pemerintah desa dan kelurahan.
“Pemerintah provinsi perlu berkolaborasi bersama semua stakeholder yang ada di Provinsi Bengkulu untuk memperkuat pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan ini,” ujar Helmi dalam sambutannya.
Jamsostek Award 2026 Provinsi Bengkulu terbagi dalam empat kategori dengan total 12 penerima. Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota dimenangkan oleh Bengkulu Utara sebagai juara pertama, disusul Kaur dan Mukomuko.
Untuk kategori Usaha Besar/Menengah, Daria Dharma Pratama keluar sebagai juara pertama. Posisi berikutnya ditempati Sandabi Indah Lestari Unit Bio dan Agro Muko Grup.
Kategori Usaha Kecil/Mikro dimenangkan Anugerah Quba Mandiri, Albaik Sukses Farm, dan Alinda Jaya Abadi. Sementara kategori Pemerintah Desa/Kelurahan diraih Desa Padang Jaya (Bengkulu Utara), Desa Marga Sakti (Bengkulu Utara), dan Desa Nakau (Bengkulu Tengah).
Helmi Hasan memberikan apresiasi khusus kepada para penerima penghargaan yang dinilai telah menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan pekerjanya. Menurutnya, kepedulian ini menjadi contoh bagi pelaku usaha lain di Bengkulu.
“Tepat di acara Jamsostek Award 2026 ini saya sangat mengapresiasi kabupaten kota, pelaku usaha, desa dan kelurahan yang telah peduli dan konsisten dalam mendaftarkan pekerjanya ke jaminan sosial ketenagakerjaan,” katanya.
Kepala Kantor Wilayah Sumbagsel BPJS Ketenagakerjaan, Kuncoro Budi Winarno, menyatakan pihaknya siap bersinergi dengan seluruh pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memperluas cakupan kepesertaan.
“Kita BPJS sangat menyambut baik untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah agar program jaminan sosial ketenagakerjaan semakin baik untuk Provinsi Bengkulu,” ujar Kuncoro.
Kuncoro menambahkan, ajang ini bukan sekadar seremoni pemberian penghargaan. Jamsostek Award 2026 menjadi momentum untuk mendorong semakin banyak pekerja di Bengkulu mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Jamsostek Award 2026 ini hadir untuk memberikan apresiasi terhadap para pelaku yang telah peduli dan konsisten dalam menjalankan program jaminan sosial ketenagakerjaan untuk para pekerja,” katanya.