BENGKULU — Sebanyak 15 kategori usia siap bertarung dalam Walikota Cup 2026 yang berlangsung di GOR Kelurahan Sawah Lebar. Kompetisi yang berjalan sejak 19 Agustus ini mempertemukan atlet dari kelompok usia dini hingga veteran, sekaligus menjadi ajang seleksi atlet daerah.
Turnamen ini menggabungkan dua format kompetisi sekaligus, yaitu Kejuaraan Daerah (Kejurda) Provinsi Bengkulu dan Open Tournament 3x3. Kategori yang dipertandingkan mencakup kelompok usia mix hingga putra-putri, mulai dari U9 Mix, U11 Mix, U13, U15, U17, U19, hingga U21.
Selain kelompok usia muda, panitia juga menyediakan kelas khusus untuk pemain senior. Kategori veteran putra meliputi KU 35+, KU 40+, dan KU 45+, sementara kategori umum putra dan putri juga dibuka untuk memperluas partisipasi.
Pembukaan turnamen dihadiri langsung oleh Ketua KONI Kota Bengkulu, Ketua Umum DPC Perbasi Kota Bengkulu Jhony Pranata, serta perwakilan Kapolresta Bengkulu. Kepala Dispora Kota Bengkulu Eka Saputra mewakili Pemkot Bengkulu dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bengkulu Ilham Putra turut hadir memberi dukungan.
Pemerintah Kota Bengkulu menegaskan komitmennya mendukung penuh penyelenggaraan turnamen ini. Kepala Dispora Kota Bengkulu Eka Saputra menyebut kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet di daerah.
"Mudah-mudahan melalui kegiatan ini kita bisa menghasilkan atlet-atlet terbaik," ujar Eka.
Dukungan dari pemerintah daerah disebutkan tidak hanya bersifat seremonial. Eka menegaskan bahwa Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu memberikan perhatian khusus untuk keberlangsungan kompetisi olahraga di kota tersebut.
"Kami dari Pemerintah Kota Bengkulu, Pak Wali dan Pak Wawali sangat mendukung sekali kegiatan ini. Apalagi kami dari Dispora sangat mendukung selalu kegiatan ini," kata Eka.
Eka berharap Walikota Cup tidak berhenti pada edisi 2026. Ia mengapresiasi inisiatif DPC Perbasi Kota Bengkulu yang dipimpin Jhony Pranata dalam menyelenggarakan kompetisi ini.
"Terima kasih kepada Ketua Umum DPC Perbasi Kota Bengkulu Pak Jhony yang sudah melaksanakan kegiatan ini. Semoga kegiatan ini rutin setiap tahun, mungkin ada kegiatan seperti ini lagi," ujar Eka.
Menurut Eka, turnamen ini memiliki fungsi ganda. Selain sebagai ajang kompetisi untuk meraih gelar juara, Walikota Cup 2026 menjadi ruang bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan dan menambah pengalaman bertanding.
"Jadi di sini ada pembinaan, kemudian ada juga Kejurda. Kegiatan ini mudah-mudahan akan berlanjut terus," kata Eka.
Melalui kompetisi ini, diharapkan semakin banyak atlet basket potensial dari Kota Bengkulu dan daerah lain di Provinsi Bengkulu mendapat kesempatan mengembangkan kemampuan. Turnamen ini menjadi salah satu langkah nyata untuk meningkatkan prestasi basket Bengkulu ke tingkat yang lebih tinggi.