TAIS — Bupati Seluma Teddy Rahman menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk aktif menjemput bola program dari kementerian dan lembaga, alih-alih menjadikan efisiensi anggaran sebagai alasan memperlambat pelayanan publik. Arahan ini disampaikan di Tais, Rabu, di tengah kebijakan pemerintah pusat yang tengah menggenjot penghematan belanja negara.
“Efisiensi anggaran bukan berarti kita berhenti bergerak. Program pemerintah pusat harus segera kita tindaklanjuti sesuai dengan kemampuan dan kewenangan daerah,” ujar Teddy.
Teddy meminta setiap perangkat daerah tidak hanya pasif menunggu instruksi dari atas. Para kepala OPD diminta memetakan program yang tersedia di kementerian maupun lembaga pemerintah lain, lalu segera melakukan audiensi dan koordinasi.
“Kalau ada program yang bisa dibawa ke Seluma, segera kita jemput bantuannya,” tegasnya.
Menurut Teddy, kebijakan penghematan yang digariskan Presiden Prabowo Subianto tidak boleh menjadi pembenaran atas terhambatnya pembangunan. Justru, kondisi ini menuntut pemerintah daerah lebih kreatif dan proaktif dalam mengoptimalkan sumber-sumber dukungan pembangunan di luar APBD.
Langkah ini, kata dia, merupakan wujud komitmen Pemkab Seluma untuk mendukung program prioritas nasional sekaligus memastikan pembangunan di daerah tetap berjalan. Seluruh jajaran diminta bergerak sesuai tugas dan kewenangan masing-masing agar program pusat yang diimplementasikan di Seluma benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.