BENGKULU — Puluhan ibu hamil menerima layanan ultrasonografi (USG) gratis di tengah program nasional Merdeka Stunting yang digelar serentak di 36 kota di Indonesia. Di Bengkulu, kegiatan ini menjadi pelaksanaan perdana dan menyasar deteksi dini gangguan pertumbuhan janin.
Pimpinan Pegadaian Syariah Cabang Bengkulu, Heriadi, mengatakan inisiatif ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap persoalan kesehatan masyarakat. Menurutnya, intervensi sejak masa kehamilan menjadi kunci utama dalam menekan prevalensi stunting.
"Memang ini menjadi salah satu konsen Pegadaian untuk menurunkan angka stunting di seluruh Indonesia, khususnya di Provinsi Bengkulu. Dari data yang disampaikan dokter, angka stunting kita masih sekitar 18 persen," ujar Heriadi.
Ketua POGI Provinsi Bengkulu, dr. Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa pemeriksaan yang dilakukan bukan sekadar seremonial. Para ibu hamil menjalani skrining menyeluruh untuk mendeteksi potensi hambatan pertumbuhan janin sejak dini.
"Untuk Bengkulu sendiri, kegiatan ini baru kita laksanakan pada 19 Agustus. Ini merupakan langkah awal untuk melakukan skrining terhadap ibu hamil," katanya.
Selain USG, peserta juga menerima vitamin serta edukasi dan penyuluhan mengenai pencegahan stunting. Taufik menambahkan, berdasarkan data 2024, angka stunting di Bengkulu sekitar 18,8 persen, sedikit di bawah angka nasional yang berada di kisaran 19,6 persen.
Meski secara persentase berada di bawah rata-rata nasional, Taufik menegaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa berhenti di satu titik. Dibutuhkan keberlanjutan program agar tren penurunan terus terjadi di seluruh kabupaten dan kota.
Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu melalui Kabid Kesmas, Sri Nuryanti, menambahkan bahwa pengentasan stunting membutuhkan upaya yang masif dan berkesinambungan dengan melibatkan berbagai pihak. "Penanganan stunting harus terus dilakukan secara masif," ujarnya.
Heriadi menyebut, jika kegiatan tahun ini mendapat sambutan baik dari masyarakat, Pegadaian berencana memperluas cakupan program ke daerah kabupaten dan kota pada tahun mendatang. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk semakin dekat dengan masyarakat sekaligus mendukung target pemerintah dalam menekan angka stunting nasional.
Kegiatan Merdeka Stunting 2026 sendiri merupakan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, yang mengedepankan kolaborasi korporasi dengan organisasi profesi medis untuk menjangkau ibu hamil yang membutuhkan akses pemeriksaan kehamilan rutin.