BENGKULU — Usin tidak datang sendirian. Ia didampingi tiga anggota DPRD Kota Bengkulu dari Partai Hanura, yakni Sudisman, Bambang Hermanto, dan M. Zen Basri. Rombongan juga disambut Camat setempat, Lurah Pegantungan, serta sejumlah tokoh masyarakat di lokasi kejadian.
Usin menegaskan, peringatan kemerdekaan tidak melulu soal upacara atau perlombaan. Baginya, esensi kemerdekaan justru terletak pada kemampuan untuk hadir dan berbagi dengan masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
"Hari ini kita memperingati kemerdekaan. Bagi kami, kemerdekaan bukan hanya soal upacara atau perayaan, tetapi bagaimana kita bisa hadir dan berbagi dengan masyarakat yang sedang mengalami musibah. Mereka adalah saudara kita, dan ketika mereka membutuhkan, kita harus hadir," ujar Usin dalam keterangannya, Senin (17/8/2026).
Kehadiran para legislator itu bukan sekadar seremonial. Dalam suasana yang sederhana dan penuh keakraban, mereka berbincang langsung dengan warga, mendengarkan cerita saat menghadapi kebakaran, hingga menampung keluhan dan kebutuhan mendesak para korban.
"Kami datang bukan hanya membawa bantuan. Kami juga ingin mendengar langsung apa yang mereka rasakan, apa yang mereka butuhkan dan apa yang bisa kita bantu. Karena tugas sebagai wakil rakyat bukan hanya berada di gedung dewan, tetapi juga hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan," kata Usin.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa uang saku dan pakaian layak pakai. Usin menekankan bahwa nilai bantuan tidak perlu diukur dari besaran nominalnya, melainkan dari keikhlasan dan kepedulian yang diberikan.
"Soal jumlah, kami tidak ingin itu menjadi ukuran. Yang penting adalah keikhlasan dan kepedulian. Kami memberikan sesuai kemampuan dan hati nurani. Mudah-mudahan bantuan ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah," tuturnya.
Usin berharap warga korban kebakaran tetap tabah dan tidak merasa sendirian. Ia memastikan pemerintah dan masyarakat harus bergotong royong untuk membantu pemulihan kondisi mereka.
"Jangan merasa sendiri. Pemerintah dan masyarakat harus bersama-sama membantu. Kita berharap saudara-saudara kita di Pegantungan bisa segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik," pungkasnya.