BENGKULU — Destita Khairilisani hadir dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut. Ia berdiri bersama barisan perempuan atau Srikandi Bengkulu, mengikuti jalannya pengibaran Sang Saka Merah Putih.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini mengusung tema nasional "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Dalam amanatnya, Helmi Hasan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman. Ia menegaskan momentum ini menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat ikatan kebangsaan.
"Ini momentum yang tepat untuk kembali memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan agama, suku, dan latar belakang lainnya. Perbedaan ini tidak boleh membuat kita tidak bisa bersatu, karena Indonesia adalah negara kesatuan," tegas Helmi.
Rangkaian acara juga diisi dengan pemberian penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan dedikasi para ASN yang telah mengabdi dalam waktu panjang.
Penghargaan tersebut diserahkan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan didampingi Wakil Gubernur Bengkulu Mian. Pemberian penghargaan berlangsung usai upacara pengibaran bendera.
Usai upacara, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI dari Halaman Istana Merdeka secara virtual.
Peserta upacara terdiri dari unsur Forkopimda, instansi vertikal, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelajar, hingga masyarakat umum. Kehadiran berbagai unsur masyarakat dan pejabat daerah, termasuk Destita Khairilisani, menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 RI di Bengkulu yang berlangsung penuh khidmat.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap peringatan HUT ke-81 RI dapat menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan. Momentum ini juga diharapkan mendorong seluruh elemen masyarakat berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa.