Karantina Bengkulu Siapkan Pendampingan Ekspor untuk Komoditas Unggulan, Sabut Kelapa Incar Pasar China

Penulis: Monang Simanjuntak  •  Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:41:01 WIB
Kepala Karantina Bengkulu Betty Fajarwati menyatakan kesiapan lembaganya memberikan pendampingan ekspor bagi pelaku usaha di Bengkulu.

BENGKULU — Karantina Bengkulu bergerak mendorong komoditas unggulan daerah menembus pasar global. Lembaga ini siap memberikan pendampingan dan fasilitasi kepada pelaku usaha agar produk-produk lokal memiliki daya saing di kancah internasional.

"Kami siap memberikan pendampingan dan fasilitasi sesuai dengan tugas dan fungsi Karantina, sehingga komoditas unggulan Bengkulu memiliki peluang lebih besar untuk menembus pasar internasional," kata Kepala Karantina Bengkulu Betty Fajarwati di Bengkulu, Jumat.

Fokus pada Kesiapan dan Kualitas Produk

Pendampingan yang diberikan difokuskan pada peningkatan pengetahuan dan kualitas komoditas. Pelaku usaha dibekali pemahaman tentang standar dan persyaratan yang dibutuhkan untuk memasuki pasar internasional.

Hal ini disampaikan Betty saat mengikuti kegiatan Go Ekspor Barantin Web Series #5 yang digelar Badan Karantina Indonesia. Kegiatan dengan tema "Kepiting Bakau Papua Tengah Tembus Pasar Ekspor" itu dilaksanakan secara hibrida.

Peluang Ekspor Perikanan dan Sabut Kelapa

Kegiatan tersebut turut dihadiri Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal, perwakilan kargo dan logistik, calon eksportir, UMKM, mahasiswa, serta mitra Karantina Bengkulu. Menurut Betty, forum ini menjadi kesempatan bagi pengguna jasa di Bengkulu untuk memperoleh pengetahuan mengenai pengembangan komoditas berorientasi ekspor.

Dalam diskusi tersebut, komoditas perikanan disebut memiliki pangsa pasar luas di negara tetangga. Namun, sifat produk yang peka waktu menjadi tantangan tersendiri karena membutuhkan konektivitas yang cepat.

Selain perikanan, sabut kelapa yang diolah menjadi media tanam juga berpeluang menembus pasar China. Pengembangan produk bernilai tambah ini menjadi bagian dari diskusi komoditas yang berorientasi ekspor.

Sinergi untuk Mendorong Peningkatan Ekspor

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Karantina, instansi vertikal, pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya. Tujuannya jelas, mendorong peningkatan ekspor komoditas Indonesia dari Bengkulu.

Reporter: Monang Simanjuntak
Sumber: bengkulu.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top