Pemkot Bengkulu Siapkan Rp 900 Juta di APBD 2026 untuk Rehabilitasi Puskesmas dan Rumah Dinas Nakes

Penulis: Monang Simanjuntak  •  Jumat, 14 Agustus 2026 | 15:45:01 WIB
Pemkot Bengkulu mengalokasikan Rp900 juta dalam APBD 2026 untuk rehabilitasi puskesmas, rumah dinas nakes, dan gudang farmasi.

BENGKULU — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu memastikan anggaran Rp 900 juta dari APBD 2026 siap digunakan untuk pembenahan fisik sejumlah fasilitas kesehatan. Kepala Dinkes Kota Bengkulu Nelli Hartati menyebut dana tersebut difokuskan untuk rehabilitasi tempat tinggal nakes, puskesmas, hingga fasilitas farmasi di wilayah setempat.

"Untuk total seluruhnya Rp 900 juta yang bersumber dari Dana APBD. Anggaran ini difokuskan untuk rehabilitasi tempat tinggal nakes, puskesmas, hingga fasilitas farmasi," kata Nelli Hartati di Bengkulu, Jumat.

Empat Paket Pengerjaan dengan Nilai Rp 200 Juta per Proyek

Nelli merinci, dari total anggaran tersebut, sebagian besar dialokasikan untuk empat paket pengerjaan fisik utama. Masing-masing proyek memiliki nilai nominal Rp 200 juta, sementara sisanya dialokasikan untuk paket perencanaan pembangunan.

Proses pengerjaan disebut akan dilakukan secara transparan dan menyasar titik-titik strategis yang membutuhkan perbaikan mendesak. Berikut rincian lokasi yang menjadi prioritas perbaikan:

  • Puskesmas Anggut Atas — rehabilitasi sarana dan prasarana untuk menunjang kenyamanan pasien dan petugas.
  • Gudang Farmasi Kota Bengkulu — pembenahan fasilitas guna memastikan keamanan penyimpanan stok obat-obatan serta suplai medis daerah.
  • Puskesmas Lingkar Barat — rehabilitasi rumah dinas agar menjadi tempat tinggal layak bagi tenaga kesehatan.
  • Puskesmas Kampung Bali — pembangunan pagar pengaman kawasan puskesmas.

Fokus pada Kenyamanan Pasien dan Petugas Medis

Pembenahan infrastruktur ini dinilai krusial, terutama untuk menjaga kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di ibu kota Provinsi Bengkulu. Perbaikan rumah dinas nakes juga menjadi perhatian khusus karena berkaitan langsung dengan kenyamanan dan kesiapan petugas dalam menjalankan tugas.

Dengan adanya pagar pengaman di Puskesmas Kampung Bali, diharapkan keamanan dan ketertiban kawasan fasilitas kesehatan tersebut semakin terjaga. Sementara itu, rehabilitasi gudang farmasi bertujuan menjaga kualitas obat-obatan yang disalurkan ke seluruh puskesmas di Kota Bengkulu.

Pengerjaan proyek ini dijadwalkan berjalan pada tahun anggaran 2026 setelah proses perencanaan dan lelang paket pekerjaan rampung.

Reporter: Monang Simanjuntak
Sumber: bengkulu.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top