iPhone X dan MacBook Pro 2018 Resmi Masuk Daftar Produk Usang Apple, Tak Lagi Dapat Servis Resmi

Penulis: Ricki Manurung  •  Jumat, 14 Agustus 2026 | 02:58:31 WIB
iPhone X dan MacBook Pro 2018 resmi masuk daftar produk usang Apple sehingga tidak lagi mendapat layanan servis resmi.

BENGKULU — Kabar ini tentu menjadi pertimbangan bagi pengguna setia iPhone X atau MacBook Pro 2018 di Indonesia yang masih mengandalkan perangkatnya sebagai mesin kerja harian. Setelah resmi berstatus usang, pemilik perangkat tidak bisa lagi mengandalkan servis resmi Apple jika terjadi kerusakan pada komponen utama seperti layar, baterai, atau motherboard.

Dampak Status Obsolete bagi Pengguna

Dalam dokumen pendukung resmi berjudul "Obtaining service for your Apple product after an expired warranty", Apple menjelaskan bahwa produk yang masuk daftar obsolete tidak akan dilayani lagi untuk perbaikan hardware. Penyedia layanan resmi pun dilarang memesan komponen pengganti untuk perangkat kategori ini.

Kebijakan ini berbeda dengan status "vintage" yang disandang produk sebelumnya. Untuk produk vintage, Apple masih memberikan layanan servis selama stok suku cadang masih tersedia di gudang penyedia layanan.

Mengapa Status Ini Berlaku Sekarang?

Kebijakan Apple menetapkan sebuah produk dianggap usang jika sudah lebih dari tujuh tahun tidak dipasarkan. Meski begitu, keputusan final tetap berada di tangan Apple. iPhone X sendiri terakhir dijual resmi pada 2017, sementara MacBook Pro 15 inci 2018 dihentikan penjualannya sekitar tahun 2019.

Perlu dicatat, batas waktu ini bukanlah aturan kaku. Apple memiliki kewenangan penuh untuk menentukan kapan sebuah perangkat masuk kategori vintage atau obsolete, terkadang lebih cepat dari perkiraan umum.

Riwayat Dukungan Software yang Berakhir

Dari sisi pembaruan sistem operasi, iPhone X sudah lama tidak menerima update besar. Perangkat ini berhenti di iOS 16, dengan versi terakhir yang tersedia adalah iOS 16.7.16. Sementara itu, MacBook Pro 15 inci 2018 masih bisa menjalankan macOS Sequoia, dengan pembaruan terbaru macOS 15.7.7.

Ketiadaan update sistem operasi utama ini menjadi sinyal awal bahwa dukungan penuh Apple terhadap perangkat sedang berakhir. Kini, status obsolete mempertegas posisi kedua produk tersebut di akhir siklus hidupnya.

Apa yang Perlu Dilakukan Pemilik Perangkat?

Bagi pengguna yang masih memakai iPhone X atau MacBook Pro 2018, tidak ada kewajiban untuk segera mengganti perangkat. Perangkat tetap berfungsi normal selama tidak ada kerusakan hardware. Namun, risiko terbesar muncul ketika komponen rusak dan membutuhkan penggantian.

Alternatif perbaikan bisa dilakukan di bengkel pihak ketiga yang masih memiliki stok komponen, meski kualitas dan ketersediaan suku cadang tidak dijamin Apple. Untuk pengguna yang mengutamakan ketenangan pikiran, mulai mempertimbangkan upgrade ke model terbaru bisa menjadi langkah bijak.

Daftar lengkap produk vintage dan obsolete Apple dapat dilihat di halaman dukungan resmi perusahaan. Apple juga menyediakan kebijakan perpanjangan layanan hingga 10 tahun untuk beberapa kasus tertentu, terutama yang terkait regulasi konsumen di negara tertentu.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: 9to5mac.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top