Satgas TMMD Kodim Salatiga Sambangi Pengrajin Besek di Dusun Gomyong, Usaha Bambu Ini Topang Ekonomi Keluarga

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:45:31 WIB
Personel Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga mengamati proses pembuatan besek dari bambu di rumah Bapak Agung, pengrajin di Dusun Gomyong, Desa Cukil, Kabupaten Semarang, Rabu (12/8/2026).

UNGARAN — Menjelang berakhirnya masa tugas, personel Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga masih menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan warga. Target kunjungan kali ini adalah Bapak Agung, pengrajin besek di Dusun Gomyong, Desa Cukil, Kabupaten Semarang.

Kegiatan pada Rabu (12/8/2026) tersebut bukan sekadar ajang ramah-tamah. Anggota satgas ingin melihat secara langsung bagaimana warga mengolah bambu menjadi besek yang siap pakai, sebuah keterampilan yang diwariskan turun-temurun dan tetap bertahan di tengah gempuran produk plastik.

Proses Manual yang Menuntut Ketelatenan

Dalam perbincangan santai, Bapak Agung memperlihatkan tahapan pembuatan besek. Dimulai dari persiapan bahan baku bambu, pemotongan, hingga penganyaman menjadi kerajinan yang memiliki nilai jual. Proses yang dikerjakan secara manual ini membutuhkan ketelitian dan kesabaran tinggi.

Personel TNI yang bertugas tampak antusias mengamati setiap detail pengerjaan. Suasana keakraban pun terjalin hangat di antara anggota satgas dan warga, menunjukkan kedekatan yang selama ini dibangun selama pelaksanaan program TMMD di Desa Cukil.

Menopang Perekonomian Keluarga

Kerajinan besek bukan sekadar pelestarian budaya lokal. Bagi Bapak Agung dan keluarganya, aktivitas ini merupakan sumber pendapatan utama yang membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Keahlian menganyam bambu menjadi produk bernilai ekonomi ini menjadi bukti bahwa keterampilan tradisional mampu bersaing dan memberikan manfaat nyata.

Satgas TMMD berharap kegiatan usaha masyarakat seperti ini dapat terus berkembang. Dengan dukungan dan perhatian dari berbagai pihak, kerajinan besek di Dusun Gomyong diharapkan mampu meningkatkan taraf perekonomian warga Desa Cukil secara lebih luas.

Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Silaturahmi ini menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat menjelang berakhirnya TMMD Reguler ke-129. Kehadiran satgas di tengah warga diharapkan meninggalkan kesan positif serta menumbuhkan semangat kebersamaan yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga menegaskan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi dengan seluruh lapisan masyarakat. Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat menjadi fondasi utama dalam setiap tahapan pelaksanaan TMMD di Desa Cukil.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: jurnalisbengkulu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top