BENGKULU — Bagi penggemar Windows Phone, nama Surface Phone selalu menjadi misteri yang tak pernah terjawab. Kini, sekumpulan foto yang beredar di grup Telegram dan Discord memperlihatkan prototipe ponsel yang diyakini sebagai salah satu desain eksperimental Microsoft pada era 2013-2014. Perangkat ini punya ciri khas yang sulit disembunyikan: bingkai logam perak dengan logo Microsoft di bagian belakang, senada dengan warna Surface 2 yang dirilis pada tahun yang sama.
Yang menarik, prototipe ini bukan sekadar render atau konsep. Perangkat terlihat menyala dan menjalankan build pra-rilis Windows Phone 8.1 dari September 2013. Ini menunjukkan bahwa Microsoft serius menggarap perangkat keras ponsel sendiri sebelum akhirnya mengubah haluan dengan mengakuisisi divisi perangkat Nokia pada 2014.
Informasi teknis yang bisa digali dari foto-foto tersebut memang terbatas, namun beberapa detail cukup jelas terlihat:
Desainnya terlihat bersih dan ringkas, jauh dari kesan perangkat prototipe yang biasanya asal jadi. Warna perak pada bingkai dan tombol navigasi memberi kesan premium yang konsisten dengan bahasa desain Surface kala itu.
Pengembangan perangkat ini kemungkinan besar dihentikan ketika Microsoft resmi mengambil alih bisnis ponsel Nokia. Alih-alih meneruskan desain internal, Microsoft memilih memasarkan desain Nokia di bawah merek Lumia—seperti Lumia 640, 650, 950, dan 550—sebelum akhirnya menyerah total dari pasar ponsel pada 2017.
Menariknya, pada 2013 sempat beredar kabar dari sumber internal bahwa Microsoft tengah bereksperimen dengan konsep "Skype Phone". Konsepnya adalah ponsel Windows Phone dengan koneksi data yang mengandalkan Skype untuk panggilan dan pesan, menggantikan jaringan operator tradisional. Belum bisa dipastikan apakah prototipe yang bocor ini adalah perangkat yang dimaksud, namun kemungkinan itu tidak bisa dikesampingkan.
Surface Phone yang akhirnya benar-benar dirilis justru hadir dalam bentuk yang sama sekali berbeda: Surface Duo. Perangkat layar lipat dua tersebut mulai dikembangkan pada 2016 dan baru dipasarkan pada 2020, jauh setelah era Windows Phone berakhir. Bocoran prototipe ini setidaknya memberi jawaban atas pertanyaan yang selama ini menggantung: seperti apa rasanya jika Microsoft benar-benar membuat ponsel Surface di masa jaya Windows Phone.
Bagi kolektor dan pengamat sejarah teknologi, foto-foto ini adalah artefak berharga yang memperlihatkan proses eksplorasi desain yang jarang terekspos. Meski tak pernah diproduksi massal, prototipe ini membuktikan bahwa Microsoft sempat memiliki visi kuat untuk membawa estetika Surface ke perangkat genggam—visi yang baru terwujud satu dekade kemudian dalam bentuk yang jauh lebih radikal.