BENGKULU — Sebanyak 340 anggota Pramuka dari 10 Kwartir Cabang se-Provinsi Bengkulu resmi dilepas untuk berlaga di Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Kontingen "Bumi Merah Putih" ini akan bergabung dengan ribuan peserta lain dari seluruh Indonesia di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, pada 13–20 Agustus 2026.
Pelepasan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, yang mewakili Gubernur Bengkulu selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Kwarda 07 Bengkulu, Helmi Hasan.
Dalam arahannya, Herwan Antoni menekankan pentingnya menjaga nama baik daerah selama mengikuti rangkaian kegiatan lima tahunan tersebut. Ia meminta seluruh peserta untuk disiplin dan menunjukkan jati diri sebagai anggota Gerakan Pramuka.
"Adik-adik wajib menjaga sikap maupun perilaku yang baik sebagaimana jati diri adik-adik sebagai anggota Gerakan Pramuka," ujar Herwan Antoni di hadapan para peserta.
Ia juga berpesan agar para pramuka tidak canggung berinteraksi dengan kontingen dari provinsi lain. Menurutnya, Jamnas adalah ajang yang tepat untuk memperluas jaringan pertemanan dan saling bertukar wawasan.
"Hargai dan hormati peserta dari kontingen daerah lain serta pererat tali silaturahmi, sehingga terjalin ukhuwah. Utamanya untuk bertukar pengalaman, pemikiran, dan wawasan dengan peserta kontingen lain," tegasnya.
Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bengkulu, H. Hamka Sabri, merinci bahwa kontingen kali ini terdiri dari 340 peserta yang berasal dari sembilan kabupaten dan satu kota di Provinsi Bengkulu. Seluruh peserta didampingi oleh pembina pendamping masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut, Hamka Sabri memohon doa dan restu dari seluruh masyarakat Bengkulu agar kegiatan di Cibubur nanti berjalan lancar. Ia menyebut ajang ini tidak hanya diikuti oleh peserta dari Sabang sampai Merauke, tetapi juga beberapa negara tetangga.
"Mohon doanya, adik-adik kita akan melaksanakan kegiatan di sana dengan baik dan dilancarkan," ujarnya.
Pantauan di lokasi, pelepasan dihadiri oleh perwakilan kontingen dari Kota Bengkulu dan Kabupaten Mukomuko. Jambore Nasional sendiri merupakan wadah bagi anggota Pramuka untuk mengembangkan keterampilan, kemandirian, serta membangun persaudaraan antar-generasi muda Indonesia.